Page 265 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 265
C. Isomer CH −C≡C−CH (2−butuna)
3
3
Isomer dengan
Isomer adalah senyawa-senyawa yang mempunyai CH =CH−CH=CH (1,3−butadiena)
rumus molekul sama, namun rumus strukturnya 2 2
atau rumus ruang/geometrinya berbeda. Karena b. Isomer Ruang
itu, isomer dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Isomer geometri/cis-trans g rumus molekul
sama, bentuk geometri beda (cis = sebidang,
a. Isomer Struktur
trans = menyilang).
1. Isomer kerangka g senyawa-senyawa yang Ciri-ciri rumus bangunnya:
mempunyai rumus molekul sama, namun
bentuk rangkanya berbeda. Contoh: a b
CH -CH -CH -CH (n-butana) g C H C = C
3 2 2 3 4 10
Dengan c d
CH Contoh:
3
│ CH Br a ≠ c
3
CH ─CH─CH (2-metil propana) g C H b ≠ d
3 3 4 10 C = C
2. Isomer posisi g senyawa-senyawa yang Br CH CH
3
2
mempunyai rumus molekul dan gugus fungsi Trans 1,2 dibromo 2 pentena
sama, namun letak gugus fungsinya berbeda.
Contoh: Isomer dengan
CH −CH −CH −OH (1−propanol) Br Br
3
2
2
Dengan C = C
CH −CH(OH)−CH (2−propanol)
3
3
3. Isomer gugus fungsi g senyawa-senyawa CH CH CH 3
2
3
yang mempunyai rumus molekul sama, Cis 1,2 dibromo 2 pentena
namun gugus fungsinya berbeda. 2. Isomer optik g senyawa yang mempunyai
• Alkohol dengan eter (C H 2n+2 O) rumus molekul sama, namun sifat optik beda.
n
CH −CH −CH −OH (1-propanol) Ciri-ciri: ada atom C asimetrik, yaitu atom
2
3
2
Isomer dengan C yang mengikat atom atau gu gus yang
CH −CH −O−CH (metoksi etana) semuanya beda.
2
3
3
• Aldehid dengan keton (C H O) q
n
2n
CH −CH −CHO (propanal)
3
2
Isomer dengan p ─ C ─ d p ≠ q ≠ r ≠ s
CH −CO−CH (propanon)
3
3
• Asam karboksilat dan ester (C H O ) s
2
n 2n
CH −CH −COOH (asam propanoat) Isomeri berdasar arah putar bidang cahaya
2
3
Isomer dengan terpolarisasi:
CH −C−OO−CH (metil etanoat) • Dekstro (d): memutar ke kanan
3
3
•
Levo (l): memutar ke kiri
• Alkena dan sikloalkana (C H ) Contoh:
n
2n
CH =CH−CH (propena) COOH
2
3
Isomer dengan
CH 2 H─C ─OH (d-asam laktat)
*
⁄ │ siklopropana
CH −CH 2 CH
2
3
• Alkuna dengan alkadiena (C H 2n-2 ) Isomer dengan
n
264

