Page 260 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 260

sehingga titik didih HF menjadi    4.  Kebanyakan dalam bentuk molekul
                           paling tinggi).                        diatomik berikatan rangkap dua (O )
                                                                                                2
                                                                  dan sedikit dalam bentuk O  (ozon).
                   2.  Asam oksihalogen                                                 3
                                                              5.  Sangat reaktif. Bereaksi dengan senyawa
                       Merupakan senyawa asam halogen yang
                       mengandung unsur oksigen. Cl, Br, I dapat   logam maupun nonlogam membentuk
                       membentuk senyawa asam oksihalogen,        senyawa oksida.
                       namun unsur F tidak bisa.                       Oksida        Contoh
                                                                   Oksida basa   Na O, CaO, Fe O
                          Rumus  Biloks X   Nama                                  2      2  3
                                                                   Oksida asam  SO , N O , CO , P O
                          HXO      +1    Asam hipohalit                           3  2  5  2  2  5
                                                                   Oksida amfoter  Al O , ZnO
                          HXO      +3    Asam halit                               2  3
                            2                                      Oksida indeferen  CO, MnO
                          HXO      +5    Asam halat                                   2
                            3                                      Peroksida    H O , Na O 2
                                                                                   2
                                                                                      2
                                                                                 2
                          HXO      +7    Asam perhalat
                            4                                      Superoksida  KO , RbO
                                                                                  2   2
                       Contoh:                            b.  Pembuatan Oksigen
                       HClO  : asam hipoklorit
                       HBrO 2    : asam bromit                1.  Di alam →  melalui proses fotosintesis
                       HBrO   : asam bromat                       pada tumbuhan, yaitu dengan reaksi:
                           3
                       HIO      : asam periodat                      6CO  + 6H O → C H O  + 6O 2(g)
                                                                      2
                                                                                  12
                                                                                    6
                                                                                6
                                                                          2
                          4
                                                              2.  Di laboratorium:
                       Kekuatan asam oksihalogen:                 •   Melalui pemanasan oksida logam:
                       •   HXO > HXO  > HXO  > HXO
                               4    3     2                           2Ag O → 4Ag + O
                       •   HClO > HBrO > HIO                             2          2
               e.  Kegunaan Unsur/Senyawa Halogen                 •    Melalui pemanasan H O
                                                                                          2
                                                                                        2
                                                                      2H O  → 2H O  + O
                   1.  CCl F  (gas freon)  → digunakan sebagai          2  2(l)  2  (l)  2(g)
                          2 2
                       zat pendingin pada kulkas dan AC.      3.  Di industri:
                   2.  (C F )  (Teflon) → sebagai bahan pelapis   •   Elektrolisis air dengan reaksi:
                         2 4 n
                       panci tahan panas                              2H O  → 2H  + O 2(g)
                                                                                2(l)
                                                                          (l)
                                                                        2
                   3.  NaCl g garam dapur, penyedap masakan.      •    Destilasi bertingkat udara cair.
                   4.  KCl → digunakan sebagai pupuk bagi   c.   Penggunaan secara Komersial
                       tumbuhan.                              1.  Pengisi tabung udara pernapasan
                   5.  Ca(OCl) (kaporit) → desinfektan dan
                             2                                    penyelam, antariksawan, penderita
                       penjernih air.                             paru-paru/saluran pernapasan.
                   6.  NaBr  →  digunakan  sebagai  obat
                                                                             2
                       penenang dalam dunia kedokteran.       2.  Campuran O dengan gas asetilena
                   7.  PVC (Poly Vinil Klorida) CH CHCl →         untuk mengelas logam.
                                               2
                       bahan dasar plastik.                   3.  Oksigen cair (liquid oxygen = lox) untuk
                                                                  bahan bakar pesawat ruang angkasa.
               C.   Oksigen
                                                          D.   Nitrogen
               a.   Sifat-sifat
                   1.  Banyak ditemukan dalam wujud gas.  a.   Sifat-sifat
                   2.  Merupakan gas tak berwarna, tak        1.  Merupakan unsur gas terbanyak di at-
                       berbau, dan tak berasa.                    mosfer bumi.
                   3.  Tidak dapat terbakar, namun dibutuhkan   2.  Tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak
                       dalam proses pembakaran.                   berbau.
                                                                                                259
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265