Page 177 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 177

Pembuluh darah pada ginjal, terutama pada glomerulus sangat halus dan berpori.
                         Hal ini untuk memudahkan keluar masuknya molekul-molekul zat pada proses
                         reabsorpsi. Di dalam ginjal kurang lebih ada sejuta pembuluh halus (arteriolus).
                              Pelvis atau piala ginjal bercabang-cabang menjadi kaliks mayor. Kaliks mayor
                         bercabang-cabang lagi menjadi kaliks minor. Kaliks minor adalah tempat pertama
                         bermuaranya urin yang nantinya memasuki kaliks mayor, akhirnya ke pelvis untuk
                         disimpan sementara sebelum dialirkan ke kantung kemih melalui ureter.
                              Di bagian korteks dan medula terdapat struktur yang disebut nefron. Sekitar
                         satu sampai empat juta nefron terdapat dalam sebuah ginjal. Nefron inilah yang berfungsi
                         membuat urin. Jadi, proses filtrasi dan absorpsi terjadi di nefron.
                             kapsula  glomerolus  tubulus kontortus
                            bowman             proksimal


                                                                                    korteks
                                                    tubulus
                                                    kontortus
                                                    distal
                                                                                    duktus
                                                   duktus                          kolektivus
                                  turun            pengumpul                              medula
                          lengkung
                            Henle  naik
                                                                            menuju
                                                                            pelvis ginjal
                                                                                      Sumber: Biology, 1999
                           Gambar 8.2 Sebuah nefron dengan pembuluh-pembuluh darah yang mengitarinya.


                            Tokoh

                           Kapsul-Kapsul dan Lengkung-Lengkung             Arteriol
                            William Bowman adalah ahli bedah perintis di  memasuki
                       bidang saluran kemih dan mata. Ia mengidentifikasi kapsul  glomerulus
                       yang kemudian memakai namanya pada tahun 1842.
                       Ahli anatomi Jerman, Jacob Henle (1809-1885)
                       mendeskripsikan lengkung berbentuk U itu 20 tahun  Kapsul
                                                                     Bowman
                       kemudian yang masih memakai namanya hingga hari ini.                William
                                  Di dalam Kapsul Bowman             Pembuluh             Bowman
                            Penelitian  mikroskopik  oleh  Bowman,   darah              (1816-1892)
                       menunjukkan bahwa bulatan-bulatan pembuluh darah  kapiler          Ruang
                       kapiler di dalam glomerulus dikelilingi oleh kapsul yang  Tubulus  Bowman
                       berlapis dua. Ruang antara kedua lapisan tersebut  proksimal
                       terbuka ke arah bagian berikutnya dari nefron, yaitu
                       tubulus proksimal. Air dan kotoran-kotoran seperti  Sumber: Jendela IPTEK Tubuh Manusia, 2000
                       ureum, garam-garam, dan mineral-mineral mengalir
                       melalui dinding pembuluh darah kapiler dan kulit kapsul masuk ke pipa. Seluruh unit kapsul
                       hanya bergaris tengah lebih kurang 0,2 mm.


                     170                                                             Bab 8  Sistem Ekskresi
   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182