Page 179 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 179
Na H O Na H O Aldosteron HCO , SO yang terdapat dalam filtrat.
2
2
4
3
Absorpsi pasif dilakukan terhadap air yang
akan berdifusi berdasarkan tekanan
osmotik. Asam amino jenis albumin yang
turut dalam filtrat akan direabsorpsi di
glukosa seluruh bagian tubulus. Semua bahan yang
asam amino Na Na H O ADH
2
Na Na H O direabsorpsi dikembalikan ke dalam darah.
2
Na Na H O Sekarang sisa filtrat adalah limbah nitrogen
2
dan sejumlah garam yang terus menuju ke
lengkung Henle.
Pada lengkung Henle terjadi
Sumber: Biology, 1999
Gambar 8.3 Zat-zat dan ion-ion yang reabsorpsi natrium ke dalam darah.
direabsorpsi oleh tubulus kembali ke dalam Dengan berkurangnya garam-garam,
darah.
larutan urin yang terus melaju menuju ke
(1) Tubula proksimal
(4) Tubula distal tubulus kontortus distal bersifat hipotonis
NaCl Nutrian H 2 O
HCO - H 2 O K + Nacl HCO - (encer) karena di lengkung Henle tidak
3 3
ada penyerapan air.
H + NH 3 K + H + Selanjutnya, di tubulus distal urin
Korteks masih direabsorpsi garamnya di tempat-
(2) Saluran menurun (3) segmen tebal saluran
lengkung henle menaik lengkung henle tempat tertentu. Demikian pula air dalam
Nacl urin direabsorpsi ke dalam jaringan.
H 2 O
Medula bagian
luar Nacl Melalui tubula kolekta, urin sudah
(3) Segmen tipis
Transpor aktif saluran menaik (5) Duktus benar-benar murni seperti urin yang sehari-
pengumpul
Transpor pasif lengkung henle
Urea hari kita lihat. Beberapa kalangan
Nacl H 2 O
Modula bagian kedokteran menyebut urin hasil
dalam
pengolahan lengkung Henle sebagai urin
sekunder, sedangkan urin yang masih di
Sumber: Biology, 1999
Gambar 8.4 Perjalanan limbah hasil daerah tubulus proksimal disebut urin
metabolisme di dalam tubuh. primer.
3) Sekresi
Sekresi di sini merupakan proses dikeluarkannya urin dari turbula kolekta
ke kaliks minor. Setiap hari ginjal menghasilkan kurang lebih 2 liter urin yang
secara berkala dikeluarkan setelah disimpan sementara di kantong kemih.
Perlu Anda ketahui bahwa selain dilalui oleh filtrat dari glomerulus, tubulus
proksimal sampai tubulus distal juga melakukan sekresi zat-zat tertentu ke dalam
urin. Zat-zat tersebut adalah ion hidrogen (H ) yang dibuang oleh darah karena
+
+
pH darah terlalu asam. Jika pH darah mulai naik, sekresi ion H dari darah ke
tubulus adalah amoniak (NH ), ion K , dan kreatinin, untuk bersatu dengan
+
3
172 Bab 8 Sistem Ekskresi

