Page 180 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 180
urin. Pembuangan amoniak hanya membantu jalan utama yang biasanya melalui
glomerulus. Zat pewarna makanan atau obat juga disekresi melalui tubulus.
Pengaturan konsentrasi air dalam darah dan di dalam tubulus ginjal diatur
oleh hormon anti diuretik atau ADH (Anti Diuretik Hormon). Apabila air di
dalam darah berkurang maka akan terdeteksi oleh reseptor dalam otak dan
merangsang kelenjar pituitary untuk memproduksi ADH. ADH akan
menyebabkan air dalam tubulus ginjal terserap ke dalam darah dan menyebabkan
urin menjadi pekat, tetapi darah agak encer.
Jika darah sedang encer, misalnya setelah minum banyak air, ADH tidak
diproduksi. Maka urin pekat yang hipertonis akan menyebabkan air di dalam
darah terserap ke dalam tubulus bersatu dengan urin, dan disalurkan ke kantong
kemih untuk dibuang. Kita sering merasakan, apabila banyak minum akan
menyebabkan sering buang air kecil.
2. Kulit
Kulit merupakan organ terluar tubuh yang memiliki struktur yang cukup kompleks
dan memiliki berbagai fungsi yang vital. Kulit mempunyai peranan untuk memelihara
suhu tubuh, dan melindungi jaringan yang ada di bawahnya dari gangguan fisik berupa
gesekan, penyinaran, panas, kuman, dan zat kimia.
Selain itu, kulit juga berfungsi sebagai alat ekskresi dengan cara mengeluarkan
keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan oleh seseorang dipengaruhi oleh
beberapa faktor, di antaranya aktivitas tubuh, suhu lingkungan, makanan, keadaan
emosi, dan keadaan kesehatan.
Kulit terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan luar (epidermis) dan lapisan dalam
(dermis).
a. Epidermis
Epidermis adalah bagian luar kulit yang agak tipis berupa jaringan epitel. Epidermis
dikenal juga dengan nama kulit ari yang terdiri dari beberapa lapisan.
1) Stratum korneum
Stratum korneum atau disebut juga lapisan zat tanduk merupakan lapisan
sel mati yang selalu mengelupas dan tersusun atas berlapis-lapis jaringan sel
pipih. Stratum korneum berfungsi untuk melindungi sel-sel dan mencegah
masuknya bibit penyakit.
2) Stratum lusidum
Stratum lusidum merupakan lapisan sel mati yang jernih dan tidak berinti.
Lapisan ini berfungsi untuk mengganti sel-sel yang terdapat pada lapisan stratum
korneum dan hanya ditemukan pada kulit tebal, seperti kulit telapak tangan.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 173

