Page 237 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 237

3. Terbentuknya Plasenta

                              Plasenta yang dikenal dengan nama lain ari-ari atau tembuni, terbentuk pada
                         bulan ketiga dari kehamilan. Bentuk plasenta ini pipih berasal dari perkembangan
                         korion dan sebagian endometrium.
                              Plasenta memiliki beberapa fungsi utama sebagai berikut:
                         1)   sebagai tempat difusi oksigen dan makanan dari darah ibu ke janin;
                         2)   sebagai tempat berdifusi karbon dioksida dan sisa metabolisme janin ke darah
                              ibu untuk dibuang;
                         3)   untuk melindungi agar tubuh janin tidak dimasuki mikroorganisme;
                         4)   tempat suplai makanan yang berbentuk karbohidrat, protein, kalsium, dan besi
                              dari tubuh ibu ke tubuh janin;
                         5)   penghasil hormon yang diperlukan untuk  mengatur proses yang terjadi selama
                              kehamilan.

                     4. Tali Pusar

                              Sewaktu embrio mengalami pertumbuhan dan perkembangan, pada bagian
                         korion terjadi pertumbuhan yang strukturnya berbentuk seperti jari-jari. Struktur seperti
                         jari-jari ini dikenal sebagai vili korion. Vili korion banyak mengandung pembuluh
                         darah janin yang berasal dari alantois. Vili korion yang terus mengalami pertumbuhan
                         akan terendam pada suatu ruang yang mengandung darah ibu dan disebut ruang intervili.
                         Dengan keadaan seperti ini, darah yang berasal dari ibu akan saling berdekatan dengan
                         darah janin. Namun demikian, darah ibu dan janin tidak bercampur.
                              Vili korion memiliki fungsi utama sebagai tempat terjadinya pertukaran oksigen
                         dan makanan yang berasal dari darah ibu ke bayi. Selanjutnya, makanan yang berasal
                         dari pembuluh darah vili tersebut disirkulasikan ke vena umbilikus atau pusar, sedangkan
                         sisa-sisa metabolisme yang berasal dari tubuh bayi dikeluarkan melalui arteri umbilukus
                         dan berdifusi ke dalam darah ibu.



                                                                            plasenta
                                                                            tali pusar

                                                                            uterus


                                                                            serviks






                                                                          Sumber: Biology, 1999
                            Gambar 10.9 Posisi bayi dalam rahim dan kedudukan tali pusar serta plasentanya.

                     230                                                   Bab 10  Sistem Reproduksi Organisme
   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242