Page 235 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 235
Pada proses selanjutnya, embrioblas yang terjadi akan melakukan pembelahan
sehingga membentuk sekelompok sel yang sedikit menonjol disebut bintik benih,
sedangkan sel-sel trofoblas akan mengeluarkan suatu cairan, sehingga antara trofoblas
dan bintik benih dipisahkan oleh suatu ruang yang berisi cairan. Cairan ini semakin
lama akan semakin meluas. Namun demikian, antara bintik benih dan trofoblas masih
saling berhubungan pada satu tempat yang disebut selom. Peristiwa ini disebut stadium
blastula.
Setelah blastula terbentuk, selanjutnya terjadi stadium gastrula (gastrulasi).
Keadaan pada stadium ini, yaitu terjadinya pertumbuhan sel yang berbeda-beda pada
bintik benih, dan sel-sel itu membelah diri membentuk lapisan sel-sel yang sifatnya
berlainan, antara lain membentuk lapisan luar (ektoderm), yaitu lapisan sel yang dekat
dengan tropoblas, lapisan dalam (endoderm), yaitu lapisan sel yang sedikit menonjol
ke dalam ruangan eksoselom, dan lapisan tengah yang disebut mesoderm.
Pada perkembangan lanjut dari embrio, lapisan endoderm akan berkembang
menjadi pembatas antara epitelium gastrointestinum, alat pernapasan, dan sejumlah
organ lainnya. Lapisan mesoderma akan membentuk peritoneum, otot, tulang, dan
jaringan ikat, sedangkan lapisan ektoderma akan berkembang membentuk bagian
kulit dan sistem saraf.
2. Proses Terbentuknya Membran Embrio
Saat periode perkembangan, pada embrio akan terbentuk membran embrio.
Membran-membran yang terbentuk di luar embrio berfungsi sebagai pelindung embrio
dan menyediakan makanan bagi embrio tersebut. Membran-membran yang terbentuk
tersebut terdiri atas kantong kuning telur, amnion, korion, dan alantois. Bentuk-bentuk
membran tersebut dapat Anda lihat pada gambar berikut.
kutub animal badan kutub
pertama badan
kutub
pigmen kedua
ribosom
sel oogonium nukleus
kuning daerah
telur bulan sabit
kelabu
telur setelah
sel vegetal mitokondrion pembuahan
telur siap untuk pembuahan
Gambar 10.8 Fase-fase pembentukan membran pada embrio
228 Bab 10 Sistem Reproduksi Organisme

