Page 86 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 86
Salingtemas
Osteoporosis umumnya terjadi pada usia setengah
baya. Pada orang yang masih muda, tulang terus-
menerus keropos namun bersamaan dengan itu
dibentuk tulang yang baru. Kecepatan rata-rata
pembentukan tulang melebihi kecepatan rata-rata
tulang yang keropos.
Pada saat usia setengah baya, kecepatan
pembentukan tulang menurun, menyebabkan tulang
menjadi lebih tipis dan keropos. Gambar di samping menunjukkan bagian tulang yang
terserang osteoporosis (kanan) dibandingkan dengan bagian tulang yang sehat (kiri).
Kondisi tulang yang melemah karena osteoporosis lebih rentan untuk menjadi patah
dibandingkan dengan tulang yang padat dan sehat.
Coba Anda temukan faktor-faktor apa saja yang dapat mempercepat terjadinya
osteoporosis pada tulang?
1) Tulang Pipa
Tulang ini disebut tulang pipa karena bentuk- ½
nya mirip dengan pipa, yaitu berbentuk bulat ¾ epifisis
panjang dan berongga. Pada ujung tulang pipa ¿
terdapat perluasan yang disebut bongkol. Bongkol
ini berfungsi untuk penghubung antartulang. Contoh ½
tulang pipa, antara lain tulang betis, tulang hasta, tulang ¾ diafisis
dan tulang pengumpil. Tulang pipa terbagi menjadi ¿
tiga bagian, yaitu bagian tengah (diafisis), bagian
kedua ujung tulang pipa (epifisis), dan daerah yang ½
terdapat di antara epifisis dan diafisis (cakra ¾ epifisis
¿
epifisis). Cakra epifisis pada anak-anak berupa
kartilago yang banyak mengandung osteoblas. Gambar 4.4 Tulang pipa
Osteoblas ini menempati rongga yang disebut dan bagian-bagiannya.
rongga sumsum tulang.
} epifisis
½
¾ diafisis
¿
} epifisis
Sumber: Jendela IPTEK, 2000
Gambar 4.5 Proses osifikasi.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 81

