Page 85 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 85

memperbaiki tulang serta berperan pada proses perkembangan. Gambar berikut
                         memperlihatkan bentuk-bentuk sel penyusun tulang.



















                        daerah tulang  Sumber: Atlas Histologi Manusia, 1986         saluran havers
                           rawan       daerah osifikasi dengan osteosit             Sumber: Biology, 1999
                                                    dalam lacuna     Gambar 4.3 Sistem saluran havers pada
                     Gambar 4.2 Bagian-bagian sel pembentuk tulang.  tulang.

                              Proses terbentuknya tulang, terjadi segera setelah terbentuknya tulang rawan
                         (kartilago). Kartilago berasal dari sel-sel mesenkim. Setelah kartilago terbentuk, bagian
                         dalamnya akan berongga, seluruh rongga ini akan terisi oleh osteoblas, kemudian
                         osteoblas ini akan mengisi keseluruhan rongga jaringan tulang rawan untuk kemudian
                         membentuk sel-sel tulang.
                              Sel-sel tulang terbentuk terutama dari arah dalam ke arah luar. Proses
                         pembentukan seperti demikian itu disebut pembentukan secara konsentris. Kemudian,
                         setiap satuan-satuan sel tulang akan mengelilingi pembuluh-pembuluh darah dan sel
                         saraf membentuk suatu sistem yang dikenal sebagai saluran havers.
                              Selanjutnya, di sekeliling sel-sel tulang akan terbentuk senyawa protein yang
                         pada perkembangannya akan menjadi matriks tulang. Kelak, senyawa protein ini
                         akan berikatan dengan unsur kalium (kapur) dan fosfor sehingga matriks tulang akan
                         mengalami pengerasan yang prosesnya dikenal sebagai penulangan atau osifikasi.
                              Berdasarkan matriks pembentukannya, jaringan tulang dibedakan menjadi dua,
                         yaitu tulang kompak dan tulang spons. Tulang kompak adalah tulang yang memiliki
                         matriks padat dan keadaan susunan matriksnya rapat, misalnya tulang pipa. Tulang
                         spons merupakan jenis tulang yang matriksnya berongga, misalnya tulang-tulang pipih
                         dan tulang-tulang pendek.
                              Pembagian tulang juga dapat dibedakan berdasarkan bentuknya. Menurut
                         bentuknya tulang dibagi menjadi tiga, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang
                         pendek.





                     80                                                                Bab 4  Sistem Gerak
   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90