Page 82 - JALAN PULANG
P. 82

7




                                              TABAH SEORANG ISTERI




                          Pagi.  Cuaca  kelihatan  cerah.  Di  kaki  langit  bola  matahari  kian


                   meninggi  memancarkan  cahayanya  ke  seluruh  alam.  Laut  tenang

                   membiru.  Desiran  suara  ombak  jelas  kedengaran  menghempas  pantai.


                   Berbuih-buih memutih berapungan membasuh butiran pasir dan batu-

                   batu halus di gigian.




                          Bayu dari arah laut bertiup perlahan. Terasa nyaman dan dingin


                   membelah  suasana.  Pohon-pohon  yang  tumbuh  di  tepi  pantai  bagai

                   menari-nari mengikut rentak tiupan angin. Daun-daun yang bergeseran


                   mengeluarkan irama nan merdu menusuk jiwa.




                          Kicauan sang camar putih yang bebas berterbangan berpasangan

                   ke sana sini mencari sarang untuk berteduh menyerikan lagi kesegaran


                   suasana alam sekitar.




                          Sinar  cahaya  matahari  membangkitkan  kilauan  pasir  putih


                   berseri. Laksana mutiara di dasar lautan. Dengan renungan yang tajam

                   Samad  melemparkan  pandangan  sejauh-jauhnya  ke  arah  laut  yang








                                                             82
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87