Page 123 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 123
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
1. Albert H.Shuster dan Wilson F. Weetlzer mengatakan,
“Administrasi sekolah dapat didefinisikan sebagai seni
dan sains untuk mengintegrasikan gagasan, materi, dan
pribadi secara kreatif ke dalam unit kerja organis dan
harmonis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Tu-
juan yang sangat ingin digapai adalah pembangunan
berkelanjutan bagi warga untuk komunitas dan bang-
sa kita. Fungsi Administrasi sekolah pada umumnya
mencakup memimpin para staf, menyediakan materi
pengajaran, dan mengarahakan operasional pendidikan
lainnya.”
2. Menurut Oteng Sutisna, administrasi di mana pun
sama, baik dalam pemerintahan, perusahaan, dan pen-
didikan. Atau, dalam usaha besar dan kompleks seper-
ti departemen pendidikan atau dalam usaha kecil dan
sederhana seperti sekolah. Sehubungan dengan itu, di-
rumuskannya pengertian administrasi sebagai keseluru-
han proses yang membuat sumber-sumber personal dan
material yang sesuai tersedia dan efektif bagi tercapai-
nya tujuan kerja sama. Ia mengerjakan fungsi-fungsinya
denga jalan memengaruhi perbuatan orang-orang.
3. Menurut G. Z. Roring, admnistrasi pendidikan adalah
cara bekerja dengan orang-orang dalam rangka men-
capai tujuan pendidikan yang efektif. Artinya, men-
datangkan hasil yang baik, tepat, dan benar sesuai tu-
juan pendidikan yang telah ditetapkan.
4. Administarsi pendidikan dapat diartikan pula sebagai
pelaksanaan pimpinan yang mewujudkan aktivitas kerja
sama yang efektif bagi tercapainya tujuan pendidikan.
5. Administrasi pendidikan adalah seluruh kegiatan seko-
lah yang meliputi usaha-usaha besar, seperti, perumu-
san kebijakan, kontrol, perlengkapan, dan seterusnya,
121

