Page 126 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 126

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



            berupa sekolah-sekolah dari dalam unit untuk masing-masing
            mewujudkan pula kegiatan administrasi pendidikan di ling-
            kungannya.

               Jika dilihat dari sudut administrasi pendidikan di sekolah,
            ada juga private administration, yaitu pengelolaan unit sekolah
            sebagai usaha kerja sama dalam mengatur rumah tangganya
            terlepas dari campur tangan pemerintah. Dalam hubungan
            ini, tidak berarti sekolah-sekolah terlepas dari jangkuan pe-
            merintah, terutama mengenai pengendalian kegiatan ope-
            rasional pendidikan yang harus tetap terarah pada penca paian
            tujuan yang diselenggrakan  oleh pemerintah. Pengelolaan
            yang bersifat private administration, dapat berwujud adminis-
            trasi perusahaan atau administrasi niaga. Sebab, dalam urusan
            rumah tangganya, sekolah-sekolah tersebut harus mengatur
            pembiayaannya sendiri. Agar dapat menjalankan fungsinya
            secara efektif sebagai lembaga pendidikan formal, pengaturan
            rumah tangganya antara lain meliputi:
               1.  pengaturan uang sekolah,
               2.  pengatutan  dan pembayaran honorarium  guru dan
                  pencarian berbagai sumber keuangan lainnya,
               3.  pengadaan, pembinaan guru, dan lain-lain.
               Usaha melaksanakan kepentingan sendiri sebagai badan
            swasta pada dasarnya tidak boleh bertentangan dengan tujuan
            pembinaan persatuan dan dan kesatuan bangsa berdasarkan
            falsafah negara Pancasila.
               Terkait  dengan  uraian  di  atas,  tujuan  administrasi  pen-
            didikan sebagai bagian dari administrasi negara adalah untuk
            mencari sistem dan mengembangkannya agar menjadi sara-
            na efektif bagi pencapian tujuan pendidikan. Sistem tersebut
            merupakan total sistem agar setiap gerak langkahnya me-
            rupakan satu kesatuan yang terarah pada pencapaian tujuan



        124
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131