Page 186 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 186
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Dalam konteks lembaga pendidikan, sekolah, madrasah,
atau lembaga pendidikan lainnya, memiliki karakteristik ke-
berhasilan yang dipengaruhi faktor dominan kepala sekolah/
madrasah. Sehingga, jika sebuah sekolah memiliki nilai ujian
rendah, kepala sekolah menjadi tokoh utama yang disalahkan.
Sebaliknya, jika memiliki prestasi tinggi, menjadi juara olim-
piade misalnya, keberhasilan tersebut akan mengharumkan
sekolah dan kepalanya. Keberhasilan tersebut dipengaruhi
oleh kemampuan manajerial pimpinan, yakni bagaimana ia
mengorganisasi lembaganya, membagi fungsi-fungsi struk-
tur organisasi, serta membagi tugas dan wewenang, sehingga
menjadi berhasil. Oleh karenanya, dalam lembaga pendidi-
kan, khususnya sekolah/madrasah, diperlukan pengetahuan
tentang organisasi dan bagaimana mengelola dan membuda-
yakan organisasi hingga menjadi sukses dan efektif dalam
mencapai tujuan. Meskipun banyak faktor yang memenga-
ruhi dalam organisasi, tokoh utama tetap pemimpinnya, baik
dan buruk sebuah organisasi dialamatkan kepada pemimpin-
nya.
Jika organisasi dikelola dengan baik oleh orang baik, or-
ganisasi menjadi baik. Sebaliknya, jika dikelola oleh orang
tidak baik, organisai menjadi tidak baik. Apalagi, jika orang
tidak baik bersepakat dalam organisasi, lembaga atau orga-
nisasi menjadi mengkhawatirkan. Oleh karenanya, memilih
pemimpin organisasi dari orang-orang baik menjadi kewajib-
an. Meskipun sedikit orang yang baik, tetapi terus berusaha
memengaruhi kebaikan, Insya Allah kekuatan kebaikan akan
mengalahkan kebatilan, sebagaimana firman-Nya,
ۡ
ۗ
بَّ صلٱ عم َّ للٱو َّ للٱ نذب ً ةيرثَ ك ً ةئف ت�َ لَ غ ةَ ليلَ ق ةئف نم مَ ك﴿
﴾َنيِِٰ َ َ ُ َ ِ ِ ِِ ِ َ ِ ۡ َ ٍ ِ ٍ ِ ِ ّ
َ
َ
“Betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar
dengan izin Allah.” Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(Al-Baqarah: 249)
184

