Page 187 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 187
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
1. Pengertian Organisasi
Dalam bahasa Inggris disebut organization, organisasi, hal
mengatur (Ecols, 1988: 408). Organisasi adalah wadah yang
memungkinkan masyarakat meraih hasil yang sebelumnya
tidak dapat dicapai oleh individu secara sendiri. Organisasi
merupakan unit terkoordinasi yang terdiri setidaknya dua
orang dan berfungsi mencapai sasaran tertentu (Rivai, 2003:
187).
Dalam agama Islam, organisasi dipandang sebagai kumpu-
lan atau jamâ’ah (kelompok) di mana sebuah aktivitas yang
dilakukan oleh dua orang atau lebih dalam wadah tertentu
yang terdiri dari imam dan makmum dengan tujuan melak-
sanakan kewajiban serta meningkatkan ibadah dan amal saleh
agar memperoleh ridha dan kasih sayang Allah Swt..
Menurut Stephen R. Robbins, organisasi adalah entitas so-
sial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan batasan yang
dapat diidentifikasi secara relatif, yang berfungsi secara relatif
terus menerus untuk mencapai tujuan atau sasaran bersama.
Organisasi secara umum dapat dikatakan sebagai wadah
atau tempat berkumpulnya dua orang atau lebih yang memi-
liki kepentingan bersama, dikelola, dan disepakati bersama
untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Organisasi
juga dapat dikatakan sebagai sarana atau tempat seseorang
mengembangkan pemikiran dan keahliannya sebagai pe-
mimpin, manajer di berbagai level, atau anggota lainnya da-
lam organisasi untuk melakukan segala kegiatan dalam men-
capai tujuan yang diinginkan.
Inti organisasi formal menurut Bernard adalah jika akti-
vitas seseorang atau lebih dikoordinasikan secara sadar menu-
ju suatu tujuan tertentu. Inti organisasi formal adalah tujuan
umum yang sadar, sedangkan organisasi formal lahir jika
orang-orang: (1) Dapat berkomunikasi satu sama lain; (2)
185

