Page 222 - FullBook Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia
P. 222

Bab 11 Anatomi dan Fisiologi Sistem Urinaria                  203


                         Selain  itu,  tubulus  kolektivus  juga  berfungsi  dalam
                         pengaturan air dan elektrolit seperti natrium dan klor (Tortora
                         and Derrickson, 2014).
                  3.  Pelvis Renalis
                     Merupakan  bagian  ginjal  yang  terletak  di  lapisan  paling  dalam
                     berbentuk  ruang  yang  berdiameter  sekitar  0,4-1  cm  dengan
                     cabang  berbentuk  corong.  Ruang  pelvis  berhubungan  langsung
                     dengan bagian atas saluran penghubung ginjal dan ureter, yang
                     berfungsi sebagai penampung urine sementara, setelah dihasilkan
                     oleh  nefron,  urine  akan  dialirkan  ke  ureter  dan  dibuang  keluar
                     tubuh.  Pelvis  terbagi  menjadi  2  bagian  yakni  Calyces  yakni
                     bagian  awal  dan  terbesar  dari  pelvis  renalis,  terdiri  dari  ruang
                     major calyx dan cabang-cabang lebih kecil (minor calyx); Hilum
                     yakni  bagian  akhir  pelvis  renalis  yang  tersambung  langsung
                     dengan ureter. Bagian ini merupakan saluran pendek yang berada
                     di ujung ginjal. Pada hilum, terdapat pembuluh darah besar, yaitu
                     arteri dan vena ginjal. Bagian ini juga menjadi pintu masuk dan
                     keluarnya darah dari ginjal.

              11.1.2 Ureter

              Merupakan  bagian  dari  sistem  urinaria  yang  memiliki  bentuk  menyerupai
              saluran pipa atau tabung, yang merupakan perpanjangan tubula berpasangan
              dan berotot dari pelvis ginjal yang merentang hingga kandung kemih (Gambar
              11.3).  Dinding  ureter  terdiri  dari  tiga  lapisan  yakni  fibrosa  sebagai  lapisan
              terluar, muskularis longitudinal kearah dalam dan otot polos sirkular kearah
              luar  sebagai  lapisan  tengah  dan  epitelium  mukosa  sebagai  lapisan  terdalam
              yang mensekresikan selaput mukus.
              Ureter  berfungsi  untuk  mengangkut  urin  dari  organ  ginjal  menuju  kandung
              kemih. Dalam kondisi normal, gaya peristalsis ureteral berasal dari aktivitas
              elektris  di  situs  pacemaker  yang  terletak  pada  tubulus  kolektivus.  Aktivitas
              elektris  secara  distal  menyebar  dan  memunculkan  aktivitas  mekanis  berupa
              gerak  peristalsis,  kontraksi  ureter,  yang  dapat  mendorong  bolus  urin  secara
              distal.Urin  mengalir  menuju  kandung  kemih  melalui  persambungan
   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227