Page 223 - FullBook Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia
P. 223

204                                     Anatomi Fisiologi Tubuh Manusia


              ureterovesical  (UVJ),  sehingga  dalam  kondisi  normal  dapat  memungkinkan
              urin mengalir dari ureter ke kandung kemih tetapi tidak sebaliknya.

              11.1.3 Kandung Kemih

              Merupakan  organ  muscular  berongga  yang  berfungsi  sebagai  tempat
              menampung urin yang telah diproduksi ginjal lalu mengeluarkannya melalui
              proses  berkemih.  Kandung  kemih  ditopang  di  dalam  rongga  pelvis  dengan
              lipatan-lipatan (rugae) peritoneum dan kondensasi fasia. Pada pria, kandung
              kemih  terletak  tepat  di  belakang  simfisis  pubis  dan  di  depan  rectum.  Pada
              wanita, kandung kemih terletak agak di bawah uterus di depan vagina. Pada
              umumnya, kandung kemih akan berukuran sebesar kacang kenari saat kosong
              dan terletak pada pelvis, dan akan berbentuk seperti buah pir bahkan mencapai
              umbilicus dalam rongga abmominopelvis jika terisi penuh oleh urin.

              Dinding kandung kemih terdiri dari 4 lapisan, yakni:
              1.  Serosa sebagai lapisan terluar yang merupakan perpanjangan lapisan
                  peritoneal pada rongga abdominopelvis dan hanya ada di bagian atas
                  pelvis.
              2.  Otot detrusor sebagai lapisan tengah yang tersusun berkas otot polos
                  yang  saling  membentuk  sudut  satu  sama  lain,  sehingga  saat  terjadi
                  urinasi, kandung kemih akan berkontraksi secara serempak ke segala
                  arah.
              3.  Submukosa  sebagai  lapisan  jaringan  ikat  yang  terletak  di  bawah
                  mukosa dan menghubungkannya dengan muskularis.
              4.  Mukosa  sebagai  lapisan  terdalam  yang  merupakan  lapisan  epitel,
                  tersusun atas epitel transisional.

              Pada  kondisi  kandung  kemih  yang  relaks,  mukosa  akan  membentuk  rugae,
              yang  memipih  dan  mengembang  saat  urin  berakumulasi  di  dalam  kandung
              kemih.  Trigonum  merupakan  area  halus,  triangular  dan  relatif  tidak  dapat
              berkembang  yang  terletak  secara  internal  di  bagian  dasar  kandung  kemih.
              Sudut-sudutnya terbentuk dari tiga lubang.
              Di sudut atas trigonum, dua ureter akan bermuara ke kandung kemih. Uretra
              keluar dari kandung kemih di bagian apex trigonum (Tortora and Derrickson,
              2014; Chalik, 2016). Berikut gambar anatomu dari kandung kemih (Gambar
              11.7).
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228