Page 174 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 174
Bab 8 Anatomi dan Fisiologi Sistem Reproduksi 157
Gambar 8.24: Aliran Darah Uterus (Gerald J. Tortora and Derrickson, 2011)
Vagina
Vagina adalah suatu kanal fibromuskular tubular dengan ukuran panjang 10 cm
yang dilapisi oleh membran mukosa yang terbentang dari eksterior tubuh hingga
serviks uteri. Vagina berfungsi sebagai penerima penis pada saat hubungan
seksual, jalan keluar untuk darah haid, dan jalan lahir saat persalinan. vagina
terletak antara kandung kemih dan rektum, mengarah ke superior dan posterior,
tempat vagina melekat ke uterus.
Mukosa vagina bersambungan dengan mukosa uterus. Secara histologis, lapisan
in terdiri dari epitel skuamosa berlapis tak-berkeratin dan jaringan ikat areolar
yang membentuk serangkaian lipatan transversal yang disebut rugae. Mukosa
vagina mengandung banyak glikogen, yang menghasilkan asam-asam organik.
Lingkungan asam yang terbentuk menghambat pertumbuhan mikroba, tetapi
juga berbahaya bagi sperma. Komponen basa dalam semen, terutama dari
vesikula seminalis, meningkatkan pH cairan di vagina dan meningkatkan
viabilitas sperma.
Muskularis dari vagina terdiri dari lapisan otot polos sirkular di sebelah luar dan
lapisan longitudinal di sebelah dalam yang dapat sangat teregang untuk
mengakomodasi penis sewaktu hubungan seksual dan anak sewaktu
melahirkan. Lapisan superfisial vagina, terdiri dari jaringan ikat areolar yang
melekatkan vagina ke organ-organ sekitar misalnya uretra dan kandung kemih
di anterior dan rektum serta kanalis analis di posterior.
Hymen merupakan suatu lipatan tipis membran mukosa vaskular, membentuk
batas di sekitar dan menutup sebagian ujung inferior lubang vagina ke eksterior,
orifisium vagina. Hymen pecah setelah hubungan seksual pertama, dan hanya

