Page 172 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 172
Bab 8 Anatomi dan Fisiologi Sistem Reproduksi 155
uterus tepat inferior dari tuba uterina ke bagian dari labium mayus
genitalia eksterna.
Secara normal ligamentum-ligamentum tersebut mempertahankan posisi
antefleksi uterus, tapi juga memungkinkan korpus uteri bergerak sedemikian
sehingga uterus dapat mengalami malposisi. Uterus yang miring ke posterior,
yang disebut retrofleksi adalah variasi yang tidak berbahaya dari posisi normal
uterus. Keadaan ini sering tidak ada penyebabnya, tetapi dapat terjadi setelah
melahirkan.
Histologi Uterus
Secara histologis, uterus terdiri dari tiga lapisan jaringan yaitu:
1. Perimetrium
Perimetrium atau serosa adalah bagian dari peritoneum viserale.
Lapisan ini terdiri dari epitel skuamosa sederhana dan jaringan ikat
areolar. Ke arah lateral, lapisan ini berubah menjadi ligamentum latum.
Di anterior, lapisan ini menutupi vesika urinaria dan membentuk suatu
kantong dangkal, yaitu kantong vesikouterina. Di posterior, lapisan ini
menutupi rektum dan membentuk sebuah kantong dalam antara uterus
dan kandung kemih, yaitu kantong rektouterina atau kavum Douglas
yang merupakan titik paling inferior di rongga panggul.
2. Miometrium
Miometrium adalah lapisan tengah uterus, yang terdiri dari tiga lapisan
serat otot polos yang paling tebal pada fundus dan paling tipis pada
serviks. Lapisan tengah yang tebal berjalan sirkular, lapisan dalam dan
luar berjalan longitudinal atau oblik. Pada saat persalinan kontraksi
terpadu miometrium sebagai respons terhadap oksitosin dari hipofisis
posterior membantu mengeluarkan janin dari uterus.
3. Endometrium
Endometrium atau lapisan dalam uterus, adalah jaringan yang
mengandung banyak pembuluh darah dan memiliki tiga komponen
yaitu: 1) Lapisan terdalam yang terdiri dari epitel kolumnar sederhana
(sel bersilia dan sekretorik) yang melapisi lumen; 2) Stroma
endometrium adalah regio lamina propria yang sangat tebal (jaringan

