Page 42 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 42
Bab 2 Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal 25
potongan. Tulang rawan dapat dibagi berdasarkan serabut-serabut yang terdapat
di dalamnya:
1. Tulang rawan hyalin. Kata hyalin berarti seperti gelas. Warnanya putih
kebiru-biruan dan pada keadaan segar terlihat bening. Distribusinya
pada: semua rangka janin yang belum menjadi tulang, rawan iga,
rawan sendi, rawan hidung, trakhea dan bronkhus.
2. Tulang rawan fibrosa, yang berwarna kabur, putih dan keras. Terdapat
pada diskus intervertebralis, diskus artikularisdari suatu persendian,
simphisis, labrum glenoidale dan asetabulare.
3. Tulang rawan elastis, yang berwarana kuning, kabur, fleksibel dan
elastis. Kartilago elastin dikhususkan untuk fleksibilitas. Distribusinya
pada: telinga luar, garis batas dari meatus akustikus eksternus dan tuba
auditiva, epiglotis, kartilago kornikulata, kartilago kuneiforme, bagian
atas kartilago arithenoidea.
Nutrisi dari tulang rawan Tulang rawan mempunyai suplai pendarahan yang
sangat sedikit dan pada deskripsi konvensional sering disebutkan sebagai suatu
jaringan yang avaskuler. Kapiler-kapiler perikondrium mensuplai khondrosit-
khondrosit dengan jalan diffusi melalui matriks tulang rawan. Selain itu cairan
sinovial juga memberikan nutrisi pada rawan-rawan sendi, diskus artikularis dan
meniskus-meniskus.
2.2 Otot Rangka
2.2.1 Embriologi
Otot rangka berasal dari mesoderm, yang pada masa fetal berkembang menjadi
myotom. Sel otot baru terbentuk pada bulan kedua kehidupan mudigah, sebagai
tabung-tabung panjang berisi sitoplasma/sarcoplasma dan inti-inti lonjong
ditengah. Pada akhir bulan kedua tabung ini mulai mengandung
myofilamen/fibril. Seran lintang mulai jelas pada janin berusia 5 bulan.

