Page 43 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 43
26 Anatomi Fisiologi
2.2.2 Anatomi / Histologi
Kira-kira 40% tubuh adalah otot rangka dan 5 sampai10% lainnya adalah otot
polos atau otot jantung (Guyton, 1991). Serat otot ialah sel yang panjang, berinti
banyak, ditutupi oleh sarkolema. Serabut otot rangka memiliki garis tengah
antara 10 sampai 80 mikron(Guyton, 1991),sedangkan lebih rinci
(Himawan,1990) menyebutkan bahwa garis tengah sel otot pada orang dewasa
20mikron - 100 mikron, pada anak 10 mikron - 20 mikron. Serat ini terdiri dari
banyak sub unit yang lebih kecil. Bagian- bagian dari serabut otot itu adalah
sebagai berikut
2.2.3 Sarkolema.
Sarkolema adalah membran sel serabut otot. Sarkolema terdiri atas membran sel
yang asli, dinamakan membran plasma, dan satu lapisan tipis polisakarida yang
sama dengan lapisan membran basalis di sekitar kapiler-kapiler darah; fibril
kolagen yang tipis juga terdapat pada lapisan luar sarkolema. Pada ujung-unjung
serabut-serabut tendo, yang selanjutnya terkumpul dalam berkas yang
membentuk tendo otot, dan kemudian melekat pada tulang.
2.2.4 Miofibril; Filamen Aktin dan Miosin
Tiap-tiap serabut otot mengandung beberapa ribu miofibril. Tiap-tiap miofibril
selanjutnya terletak berdampingan, sekitar 1500 filamen miosin, dan 3000
filamen aktin yang merupakan molekul protein polimer besar yang bertanggung
jawab untuk kontraksi otot. Filamen-filemen ini dapat dilihat pada potongan
memanjang pada mikrograf elektron. Filamen yang tebal adalah miosin dan
filamen tipis adalah aktin.
Filamen aktin dan miosin sebagian saling bertautan dan menyebabkan miofibril
secara bergantian mempunyai pita terang dan gelap. Pita-pita terang, yang hanya
mengandung filamen aktin dinamakan pita I. Pita-pita gelap, yang mengandung
filamen miosin serta ujung-ujung filamen aktin tempat ujung-ujung ini tumpang
tindih dengan miosin dinamakan, pita A.
Adanya penonjolan kecil dari sisi filamen miosin yang dinamakan jembatan-
penyeberang. Mereka menonjol dari permukaan sepanjang filamen miosin
kecuali pada bagian tengahnya. Terdapat interaksi antara jembatan-penyebrang
dan filamen aktin yang menyebabkan kontraksi.

