Page 59 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 59

42                                                  Anatomi Fisiologi


                  paru atau hilus. Pada mediastinum depan terletak jantung. Paru-paru
                  dibungkus  oleh  selapus  tipis  yang  pernama  pleura  .  Pleura  dibagi
                  menjadi  dua  yaitu  pleura  visceral  (selaput  dada  pembungkus)  yaitu
                  selaput paru yang langsung membungkus paru-paru dan pleura parietal
                  yaitu selaput yang melapisi rongga dada sebelah luar. Antara kedua
                  lapisan ini terdapat rongga kavum yang disebut kavum pleura. Pada
                  keadaan normal, kavum pleura ini vakum/ hampa udara.(Syaifuddin,
                  2009).
















                    Gambar 3.10: Anatomi Paru-paru(Paulsen and Waschke, 2015)
              Paru-paru dibagi menjadi dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang terdiri dari 3
              lobus ( lobus pulmo dekstra superior, lobus pulmo dekstra media, lobus pulmo
              dekstra inferior) dan paru-paru kiri yang terdiri dari 2 lobus ( lobus sinistra
              superior dan lobus sinistra inferior). Tiap-tiap lobus terdiri dari belahan yang
              lebih kecil yang bernama segmen. Paru-paru kiri memiliki 10 segmen yaitu 5
              buah segmen pada lobus superior dan lima lobus inferior. Paru-paru kiri juga
              memiliki 10 segmen, yaitu 5 buah segmen pada lobus superior, 2 buah segmen
              pada lobus medialis, dan 3 segmen pada lobus inferior. Tiap-tiap segmen masih
              terbagi lagi menjadi belahan-belahan yang bernama lobulus.

              Tiap lobulus disuplai oleh udara yang berasal dari bronkiolus terminalis, yang
              lebih lanjut bercabang menjadi bronkiolus respirarorik, duktus alveolus, dan
              banyak alveoli (kantong-kantong udara). Terdapat 150 juta alveoli di paru-paru
              orang  dewasa.  Hal  ini  memungkinkan  terjadinya  pertukaran  gas.  Saat  jalan
              napas bercabang-cabang menjadi bagian yang lebih kecil, dinding jalan napas
              menjadi semakin tipis hingga otot dan jaringan ikat lenyap, menyisakan lapisan
              tunggal  sel  epitelium  skuamosa  sederhana  di  duktus  alveolus  dan  alveoli.
              Saluran napas distal ditunjang oleh jaringan ikat elastik yang longgar di mana
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64