Page 44 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 44
bahan organik yang ada di sekitarnya. Algae yang tidak berdinding sel dapat memakan
bakteri secara fagotrofik.
Algae leukofitik adalah algae yang kehilangan kloroplas. Hilangnya kloroplas
tersebut bersifat tetap, atau tidak dapat kembali seperti semula. Hal ini banyak terjadi
pada algae bersel tunggal seperti diatomae, flagelata, dan algae hijau nonmotil. Algae
leukofitik dapat dibuat, misalnya Euglena yang diperlakukan dengan streptomisin atau
sinar ultra violet.
5. Pengelompokan algae
Berdasarkan tipe pigmen fotosintetik yang dihasilkan, bahan cadangan makanan
di dalam sel, dan sifat morfologi sel, maka algae dikelompokkan menjadi 7 divisio
utama, yaitu Chlorophyta, Euglenophyta, Chrysophyta, Pyrrophyta, Rhodophyta,
Phaeophyta, dan Cryptophyta.
a. Divisio Chlorophyta
Ciri-ciri algae ini adalah berwarna hijau, mempunyai pigmen fotosintetik yang
terdiri dari klorofil a dan b seperi pada tumbuhan, karoten, dan beberapa xantofil.
Cadangan makanan berupa pati, dinding sel terdiri dari selulosa, xylan, manan,
beberapa tidak berdinding sel, dan mempunyai flagela 1sampai 8 buah.
Algae hijau ini banyak terdapat di ekosistem perairan, dan diduga merupakan
asal dari tumbuhan. Organisasi selnya dapat berbentuk uniseluler, multiseluler yang
berbentuk koloni, dan multiseluler yang berbentuk filamen. Contoh algae hijau uniseluler
yaitu order Volvocales, genera Chlamydomonas dan Volvox, yang bersifat motil karena
berflagela, sedangkan algae yang berbentuk filamen adalah genera Ulothrix, Spirogyra
dan Ulva. Bentuk Spirogyra sangat khusus karena kloroplasnya yang berbentuk spiral.
Anggota algae ini yang sering ditanam sebagai rumput laut yaitu Scenedesmus, dan
yang sering digunakan sebagai makanan kesehatan adalah Chlorella.
Pada siklus hidup Chlamydomonas, algae ini mengadakan reproduksi secara
seksual dengan peleburan sel yang menghasilkan zygot. Setelah periode dorman akan
terjadi meiosis sehingga terbentuk 4 sel yang kemudian memperbanyak diri dengan
pembelahan mitosis. Pada perkembangbiakan secara aseksual, sel akan kehilangan
flagela dan kemudian terjadi pembelahan secara mitosis menjadi 4, 8 atau 16 sel.
Masing-masing sel keluar dari dinding sel dan kemudian tumbuh flagela.
45 45
45 45

