Page 47 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 47
d. Divisio Chrysophyta
Algae ini mempunyai pigmen yang berbeda-beda sehingga ada yang disebut
algae kuning hijau (Xanthophyceae), dan algae keemasan (Chrysophyceae). Diaotomae
yang termasuk Bacillariophyceae juga termasuk anggota algae ini.
Pigmen fotosintetik terdiri atas klorofil a dan c, karoten, fukoxantin, dan beberapa
xantofil. Bahan cadangan makanan algae ini berupa krisolaminarin, yaitu polimer
glukosa dengan ikatan B. Dinding selnya tersusun dari selulosa, silika, dan kalsium
karbonat. Pada beberapa jenis algae ini mempunyai 1 atau 2 flagela.
Dinding sel diatomae yang keras disebut frustule. Ada 2 macam bentuk frustule,
yaitu centric dan pennate. Diatomae dengan bentuk pennate yang tidak berflagela, ada
yang dapat bergerak diatas substrat padat karena adanya raphe. Raphe adalah celah
memanjang dan sempit pada dinding sel sebagai tempat keluarnya sitoplasma. Gerakan
timbul karena adanya arus protoplasma tersebut.
Diatomae
Dinding sel diatomae merupakan dua bagian yang saling menutupi. Dinding sel
yang keras ini menjadi masalah saat mengadakan perkembangbiakan secara aseksual,
yaitu dengan cara membelah diri secara longitudinal. Sel baru hasil pembelahan terdiri
setengah bagian sel sebelum pembelahan yang ditutup dengan setengah bagian sel
yang baru terbentuk. Akibatnya setelah beberapa kali membelah, maka sel hasil
pembelahan semakin mengecil ukurannya, kurang lebih 30 % lebih kecil dibandingkan
dengan sel hasil perkembangbiakan secara seksual.
48 48
48 48

