Page 9 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 9

“respirasi  aerob”,  yang  menghasilkan  tenaga  untuk  kehidupan  jasad  dan
                       pertumbuhannya.  Mikroba  lain  dapat  memperoleh  tenaga  dengan  jalan  memecahkan
                       senyawa  organik  secara  fermentasi  anaerob,  tanpa  memerlukan  Oksigen.  Beberapa

                       jenis  mikroba  bersifat  obligat  anaerob  atau  anaerob  sempurna.  Jenis  lain  bersifat
                       fakultatif anaerob, yaitu mempunyai dua mekanisme untuk mendapatkan energi. Apabila
                       ada Oksigen, energi diperoleh secara respirasi aerob, apabila tidak ada Oksigen energi

                       diperoleh  secara  fermentasi  anaerob.  Pasteur  mendapatkan  bahwa  respirasi  aerob
                       adalah proses yang efisien untuk menghasilkan energi.


                       F. PENEMUAN ENZIM

                              Menurut  Pasteur,  proses  fermentasi  merupakan  proses  vital  untuk  kehidupan.

                       Pendapat tersebut ditentang oleh Bernard (1875), bahwa khamir dapat memecah gula
                       menjadi  alkohol  dan  CO 2  karena  mengandung  katalisator  biologis  dalam  selnya.
                       Katalisator  biologis  tersebut  dapat  diekstrak  sebagai  larutan  yang  tetap  dapat

                       menunjukkan kemampuan fermentasi, sehingga fermentasi dapat dibuat sebagai proses
                       yang tidak vital lagi (tanpa sel).

                              Pada  tahun  1897,  Buchner  dapat  membuktikan  gagasan  Bernard,  yaitu  pada
                       saat menggerus sel khamir dengan pasir dan ditambahkan sejumlah besar gula, terlihat
                       dari  campuran  tersebut  dibebaskan  CO 2   dan  sedikit  alkohol.  Penemuan  ini  membuka

                       jalan ke perkembangan biokimia modern. Akhirnya dapat diketahui bahwa pembentukan
                       alkohol  dari  gula  oleh  khamir,  merupakan  hasil  urutan  beberapa  reaksi  kimia,  yang
                       masing-masing dikatalisir oleh biokatalisator yang spesifik atau dikenal sebagai enzim.



                       G. MIKROBA PENYEBAB  PENYAKIT

                              Pasteur  menggunakan  istilah  khusus  untuk  mengatakan  kerusakan  pada
                       minuman anggur oleh mikrobia, yaitu disebut penyakit Bir. Ia juga mempunyai dugaan
                       kuat tentang adanya peran mikroba dalam menyebabkan timbulnya penyakit pada jasad

                       tingkat  tinggi.  Bukti-buktinya  adalah  dengan  ditemukannya  jamur  penyebab  penyakit
                       pada tanaman gandum (1813), tanaman kentang (1845), dan penyakit pada ulat sutera
                       serta kulit manusia.

                              Pada  tahun  1850  diketahui  bahwa  dalam  darah  hewan  yang  sakit  antraks,
                       terdapat  bakteri  berbentuk  batang.  Davaine  (1863-1868)  membuktikan  bahwa  bakteri



                       10                                                                                  10
                       10                                                                                  10
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14