Page 12 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 12

dibiarkan bersirkulasi terus-menerus melalui loncatan bunga api listrik, kondensor, dan
                       air mendidih. Seminggu kemudian ternyata menunjukkan terbentuknya senyawa organik
                       seperti asam amino glisin dan alanin, serta asam organik seperti asam suksinat. Dengan

                       merubah  bahan  dasar  dan  energi  yang  diberikan  dalam  aparat  Miller,  maka  dapat
                       disintesa  senyawa-senyawa  lain  seperti  polipeptida,  purin,  dan  ATP.  Makromolekul
                       inilah yang diduga sebagai awal terbentuknya kehidupan.



                       K. PENGGUNAAN MIKROBA

                       1.  Penggunaan  mikroba  untuk  proses-proses  klasik,  seperti  khamir  untuk  membuat
                          anggur dan roti, bakteri asam laktat untuk yogurt dan kefir, bakteri asam asetat untuk
                          vinegar, jamur Aspergillus sp. untuk kecap, dan jamur Rhizopus sp. untuk tempe.

                       2.  Penggunaan  mikroba  untuk  produksi  antibiotik,  antara  lain  penisilin  oleh  jamur

                          Penicillium sp., streptomisin oleh actinomysetes Streptomyces sp.

                       3. Penggunaan mikroba untuk proses-proses baru, misalnya karotenoid dan steroid oleh
                          jamur,  asam  glutamat  oleh  mutan  Corynebacterium  glutamicum,  pembuatan  enzim
                          amilase, proteinase, pektinase, dan lain-lain.
                       4. Penggunaan mikroba dalam teknik genetika modern, seperti untuk pemindahan gen

                          dari manusia, binatang, atau tumbuhan ke dalam sel mikrobia, penghasilan hormon,
                          antigen, antibodi, dan senyawa lain misalnya insulin, interferon, dan lain-lain.
                       5. Penggunaan mikroba di bidang pertanian, misalnya untuk pupuk hayati (biofertilizer),

                          biopestisida, pengomposan, dan sebagainya.
                       6.  Penggunaan  mikroba  di  bidang  pertambangan,  seperti  untuk  proses  leaching  di

                          tambang emas, desulfurisasi batubara, maupun untuk proses penambangan minyak
                          bumi.
                       7.  Penggunaan mikroba di  bidang  lingkungan, misalnya  untuk  mengatasi  pencemaran

                          limbah  organik  maupun  anorganik  termasuk  logam  berat  dan  senyawa  xenobiotik

















                       13                                                                                  13
                       13                                                                                  13
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17