Page 13 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 13
III. SEL DAN STRUKTURNYA
A. PENDAHULUAN
Unit fisik terkecil dari organisme hidup adalah sel. Komposisi material sel pada
semua organisme adalah sama yaitu: DNA, RNA, protein, lemak dan fosfolipid, yang
merupakan komponen dasar semua jenis sel. Namun demikian pengamatan lebih teliti
menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar antara sel bakteri dan sianobakteria
di satu pihak dengan sel hewan dan tumbuhan di lain pihak.
Ada dua tipe sel yaitu: sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik merupakan
tipe sel pada bakteri dan sianobakteria / alga biru (disebut jasad prokariot). Sel
eukariotik merupakan tipe sel pada jasad yang tingkatnya lebih tinggi dari bakteri
(disebut jasad eukariot) yaitu khamir, jamur (fungi), alga selain alga biru, protozoa dan
tanaman serta hewan.
Perbedaan kedua tipe jasad itu adalah sebagai berikut:
Struktur Prokariot Eukariot
Macam mikroba Bakteri dan Algae umumnya,
Sianobakteria (Algae hijau-biru) Fungi, Protozoa,
Plantae, animalia
Ukuran sel <1-2 x 1-4 µ (mikron) > 5 µ (mikron)
Struktur genetik:
- Membran inti
Tidak ada ada
- Jumlah kromosom 1 (siklis) > 1
- Mitosis tidak ada ada
- DNA inti tidak terikat histon terikat histon
- DNA organel tidak ada ada
- % G+C DNA 28-73 + 40
Struktur dalam sitoplasma:
- Mitokondria Tidak ada Ada
- Kloroplas Tidak ada Ada / tidak ada
*)
*)
- Ribosom plasma 70 S 80 S
*)
- Ribosom organel tidak ada ada (70 S )
- Retikulum tidak ada ada
endoplasmik
- Aparat golgi tidak ada ada
- Fagositosis tidak ada ada / tidak ada
- Pinositosis tidak ada ada / tidak ada
Keterangan: *) S : konstante pengendapan Svedberg = 1 x 10 -13 detik/dyne/gram
14 14
14 14

