Page 11 - BUKU AJAR MIKROBIOLOGI
P. 11
I. MIKROBIOLOGI TANAH
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mikrobia berperan atas perubahan
kimiawi yang terjadi di dalam tanah. Peranan mikrobia dalam beberapa siklus unsur
hara yang penting, seperti siklus Karbon, Nitrogen, Sulfur, ditunjukkan oleh Winogradsky
dan Beijerinck.
Winogradsky menemukan bakteri yang mempunyai fisiologis khusus, yang
disebut bakteri autotrof. Bakteri ini dapat tumbuh pada lingkungan yang seluruhnya
anorganik. Energi diperoleh dari hasil oksidasi senyawa anorganik tereduksi, dan
menggunakan CO 2 sebagai sumber Karbon. Bakteri autotrof dapat dicirikan dari
kemampuannya menggunakan sumber anorganik tertentu. Sebagai contoh, bakteri
Belerang dapat mengoksidasi senyawa Belerang anorganik. Penemuan lain bersama
Beijerinck adalah adanya bakteri penambat Nitrogen nonsimbiotik dan simbiotik, yang
dapat memanfaatkan Nitrogen dalam bentuk gas N 2.
J. GENERATIO SPONTANEA (ABIOGENESIS) MENURUT PANDANGAN BARU
Bukti-bukti baru mendukung bahwa kehidupan terjadi dari berbagai unsur kimia,
dengan rangkaian reaksi yang mirip dengan reaksi yang terjadi di alam. Menurut
pendapat Oparin (1938) dan Haldane (1932), bumi pada jaman prebiotik mempunyai
atmosfer yang bersifat anaerob. Atmosfer bumi saat itu mengandung sejumlah besar
Nitrogen, Hidrogen, CO 2, uap air, sejumlah ammonia, CO, dan H 2S.
Di atmosfer Oksigen hampir tidak ada, dan lapisan ozon sangat tipis, sehingga
sinar ultra violet banyak mengenai bumi. Radiasi uv, suhu tinggi dan loncatan bunga api
listrik, menyebabkan sejumlah bahan anorganik yang ada berubah menjadi bahan
organik, serta terjadinya evolusi pada bahan-bahan organik menjadi lebih kompleks,
atau mulai terbentuk makromolekul. Diduga makromolekul akan saling bergabung
membentuk semacam membran, yang kemudian mengelilingi suatu cairan, dan akhirnya
terbentuk suatu organisme seluler. Selanjutnya untuk mengevolusikan jasad bersel
tunggal menjadi bersel majemuk memerlukan waktu kurang lebih 2,5 milyar tahun.
Untuk mengevolusikan jasad bersel majemuk menjadi reptil sampai binatang menyusui
memerlukan waktu milyaran tahun lagi.
Teori asal mula kehidupan diatas didukung oleh penemuan S. Miller (1957) dan
H. Urey (1954). Bejana Miller diisi dengan gas CH 4, NH 3, H 2O, dan H 2. Gas-gas tersebut
12 12
12 12

