Page 372 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 372
digunakan angka 0 (nol) dan 1 (satu). 0 (nol) digunakan sebagai kode
untuk peristiwa atau hasil yang tidak mungkin dan 1 (satu)
menandakan peristiwa atau hasil yang mungkin terjadi dan bernilai
pasti.
j) Risiko Susulan
Merupakan risiko yang masih tersisa setelah pelaksanaan manajemen
risiko.
k) Risiko Hukum
Kemungkinan terjadinya sesuatu kejadian yang akan memiliki dampak
pada sasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka alat ukurnya
adalah hukum sebab akibat. Untuk itu, maka variabel yang diukur
adalah probabilitas dan konsekuensi/dampaknya.
l) Penerimaan Risiko (acceptable risk)
Penerimaan dan pengakuan akan terjadinya dampak dari risiko dan
kemungkinan risiko tertentu akan terjadi.
m) Analisis Risiko
Analisa risiko merupakan penggunaan informasi yang diperoleh dalam
menentukan jumlah kejadian tertentu yang terjadi, serta besaran
jumlah konsekuensi tersebut.
n) Penilaian Risiko
Penilaian Risiko merupakan cara sistematis dalam melihat pelaksanaan
kerja, menganalisis dampak yang dapat menjadi buruk, kemudian
memutuskan metode untuk mengendalikan, mengurangi, mencegah
terjadinya kerugian, kerusakan, atau cedera di tempat kerja.
o) Penghindaran Risiko
Sebuah keputusan yang dilakukan perusahaan atau manajemen untuk
tidak terlibat dalam situasi risiko.
p) Pengendalian Risiko
348

