Page 132 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 132
Dia merengut sebentar, lalu menghela napas.
'Aku tidak akan keberatan kalau aku bisa keluar kadang-kadang dan melakukan
sesuatu yang berguna. Aku sudah bertanya kepada Dumbledore apakah aku bisa
mengawalmu ke dengar pendapatmu -- sebagai Snuffles, tentu saja -- sehingga
aku bisa memberimu sedikit dukungan moral, bagaimana menurutmu?'
Harry merasa seakan-akan perutnya telah tenggelam ke karpet berdebu. Dia
belum memikirkan dengar pendapat itu sekalipun sejak makan malam kemarin;
dalam semangatnya kembali bersama orang-orang yang paling disenanginya,
dan mendengar semua yang sedang berlangsung, dengar pendapat itu telah
benar-benar keluar dari kepalanya. Namun, mendengar kata-kata Sirius, rasa
takut yang mencekam kembali timbul dalam dirinya. Dia menatap ke Hermione
dan keluarga Weasley, semuanya sedang makan roti isi, dan berpikir bagaimana
perasaannya kalau mereka kembali ke Hogwarts tanpa dirinya.
'Jangan khawatir,' Sirius berkata. Harry melihat ke atas dan menyadari bahwa
Sirius telah mengamati dirinya. 'Aku yakin mereka akan melepaskanmu, pasti
ada sesuatu dalam Undang-Undang Kerahasiaan Internasional mengenai izin
menggunakan sihir untuk menyelamatkan hidupmu.'
'Tapi kalau mereka mengeluarkanku,' Harry berkata dengan pelan, 'bolehkah aku
kembali ke sini dan tinggal bersamamu?'
Sirius tersenyum sedih.
'Kita lihat nanti.'
'Aku akan merasa jauh lebih baik mengenai dengar pendapat itu kalau aku tahu
aku tidak perlu kembali ke keluarga Dursley,' Harry menekannya.
'Mereka pastilah tidak menyenangkan kalau kau memilih tempat ini,' kata Sirius
dengan suram.
'Cepatlah, kalian berdua, atau tidak akan ada makanan yang tersisa,' Mrs
Weasley memanggil.
Sirius menghela napas sekali lagi, menatap permadani dinding itu dengan
pandangan tidak suka, lalu dia dan Harry pergi bergabung dengan yang lain.
Harry mencoba sebaik mungkin tidak memikirkan dengar pendapat ketika

