Page 135 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 135

Mendengar itu Sirius, sambil mengabaikan protes Hermione, menyambar

               Kreacher di bagian belakang cawatnya dan melemparkannya keluar dari ruangan
               itu.

               Bel pintu berbunyi beberapa kali dalam sehari, yang merupakan petunjuk bagi

               ibu Sirius untuk mulai memekik lagi, dan bagi Harry dan yang lain untuk
               mencoba mencuri dengar para pengunjung, walaupun mereka mengumpulkan
               sangat sedikit keterangan dari kilasan dan potongan singkat percakapan yang
               bisa mereka kuping sebelum Mrs Weasley menyuruh mereka kembali ke tugas
               mereka. Snape keluar-masuk rumah itu beberapa kali lagi, walaupun yang
               membuat Harry lega mereka belum pernah bertatap muka; Harry juga melihat
               guru Transfigurasinya Professor McGonagall, terlihat sangat aneh dalam baju
               dan mantel Muggle, dan dia juga terlihat terlalu sibuk untuk berlama-lama. Akan
               tetapi, kadang-kadang para pengunjung tinggal untuk membantu. Tonks
               bergabung dengan mereka dalam sebuah sore yang penuh kenangan di mana
               mereka menemukan hantu tua pembunuh yang bersembunyi di toilet atas, dan
               Lupin, yang tinggal di rumah itu bersama Sirius tapi meninggalkannya untuk
               waktu yang lama untuk melakukan pekerjaan misterius bagi Order, membantu
               mereka memperbaiki sebuah jam berdiri yang memiliki kebiasaan tidka
               menyenangkan yaitu menembakkan baut-baut berat ke orang-orang yang
               melewatinya. Mundungus menebus dirinya sedikit dalam mata Mrs Weasley

               dengan menyelamatkan Ron dari satu stel jubah ungu kuno yang mencoba
               mencekiknya ketika dia memindahkannya dari lemari.

               Walaupun dia masih susah tidur, masih bermimpi mengenai koridor-koridor dan

               pintu-pintu terkunci yang membuat bekas lukanya perih, Harry berhasil
               bersenang-senang untuk pertama kalinya sepanjang musim panas itu. Selama dia
               sibuk dia gembira; namun ketika aksinya mereda, kapanpun dia kurang waspada,
               atau berbaring kelelahan di tempat tidur sambil mengamati bayangan-bayangan
               kabur yang bergerak di langit-langit, pikiran mengenai dengar pendapat
               Kementerian yang membayang kembali kepada dirinya. Rasa takut menerkam
               bagian dalam tubuhnya seperti jarum ketika dia bertanya-tanya apa yang akan
               terjadi kepada dirinya kalau dia dikeluarkan.


               Gagasan itu begitu mengerikan sehingga dia tidak berani mengucapkannya
               keras-keras, bahkan tidak kepada Ron dan Hermione, yang, walaupun dia sering
               melihat mereka berbisik satu sama lain dan memandang ke arahnya dengan
               cemas, mengikuti petunjukkan dengan tidak menyebut hal itu. Kadang-kadang,
               dia tidak bisa menghalangi imajinasinya memperlihatkan kepada dirinya seorang
               pejabat Kementerian yang tidak berwajah yang sedang mematahkan tongkatnya
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140