Page 134 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 134

pegangannya, Kreacher bahkan menangis marah dan meninggalkan ruangan
               terseduu-sedu dan memanggil Sirius dengan nama-nama yang belum pernah
               didengar Harry.


               'Itu milik ayahku,' kata Sirius sambil melempar cincin itu ke dalam kantong.


               'Kreacher tidak begitu setia kepadanya seperti kepada ibuku, tapi aku masih saja
               menangkapnya sedang mencuri sepotong celana tua ayahku minggu lalu.'


               *


               Mrs Weasley menyibukkan mereka semua selama beberapa hari berikutnya.
               Ruang duduk perlu tiga hari untuk disucihamakan. Akhirnya, satu-satunya benda
               tidak diinginkan yang tertinggal di dalamnya adalah permadani dinding, yang
               bertahan daari semua usaha mereka untuk melepaskannya dari dinding, dan meja
               tulis yang berderak itu. Moody belum mampir ke Markas Besar, jadi mereka
               tidak bisa yakin apa yang ada di dalam.


               Mereka pindah dari ruang duduk ke sebuah ruang makan di lantai dasar di mana
               mereka menemukan laba-laba sebesar tatakan cangkir yang bersembunyi di
               dalam lemari (Ron meninggalkan ruangan dengan tergesa-gesa untuk membuat
               secangkir teh dan tidak kembali selama satu setengah jam). Barang-barang pecah
               belahnya, yang memiliki lambang keluarga dan motto Black, semuanya dibuang
               ke dalam kantong oleh Sirius, dan nasib yang sama menimpa serangkaian foto-
               foto tua dalam bingkai-bingkai perak ternoda, yang semua penghuninya
               mendengking dengan nyaring ketika kaca-kaca yang menutupi mereka pecah.


               Snape mungkin menyebut pekerjaan mereka 'membersihkan', tapi menurut
               pendapat Harry mereka sebenarnya sedang berperang melawan rumah itu, yang
               memberikan perlawanan yang cukup hebat, dibantu dan disekutui oleh Kreacher.

               Peri-rumah itu terus di manapun mereka berkelompok, gerutuannya menjadi
               semakin menghina selagi dia berusaha memindahkan apapun yang bisa
               dilakukannya dari tempat sampah. Sirius bahkan sampai mengancamnya dengan
               pakaian, tapi Kreacher memberinya tatapan berair dan berkata, 'Tuan harus
               melakukan yang Tuan inginkan,'


               sebelum berpaling dan menggerutu dengan sangat keras, 'tapi Tuan tidak akan
               mengenyahkan Kreacher, tidak, karena Kreacher tahu apa yang sedang mereka
               rencanakan, oh ya, dia sedang membuat rencana melawan Pangeran Kegelapan,
               ya, dengan para Darah-lumpur ini dan pengkhianat dan sampah ...'
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139