Page 138 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 138
-- BAB TUJUH --
Kementerian Sihir
Harry terbangun pukul setengah enam pagi berikutnya dengan kasar seakan-akan
seseorang telah berteriak di telinganya. Selama beberapa saat dia berbaring tidak
bergerak selagi prospek dengar pendapat itu memenuhi setiap partikel kecil dari
otaknya, lalu, tidak mampu lagi menahannya, dia melompat dari tempat tidur
dan memakai kacamatanya. Mrs Weasley telah meletakkan celana jins dan baju
kausnya yang baru dicuci di kaki tempat tidurnya. Harry memakainya. Lukisan
kosong di dinding mencibir.
Ron terbaring telentang dengan mulut terbuka, tertidur nyenyak. Dia tidak
bergerak ketika Harry menyeberangi ruangan, melangkah ke puncak tangga dan
menutup pintu pelan-pelan. Mencoba tidak memikirkan kali berikutnya dia akan
berjumpa dengan Ron, ketika mereka mungkin bukan teman sekolah di
Hogwarts lagi, Harry berjalan dengan pelan menuruni tangga, melewati kepala-
kepala nenek moyang Kreacher, dan turun ke dapur.
Dia telah mengharapkan dapur itu kosong, tapi ketika dia mencapai pintu dia
mendengar suara-suara pelan di sisi lain. Dia mendorong pintu itu hingga
terbuka dan melihat Mr dan Mrs Weasley, Sirius, Lupin dan Tonks duduk di
sana hampir seolah-olah mereka sedang menunggunya. Semuanya berpakaian
lengkap kecuali Mrs Weasley yang mengenakan sebuah gaun longgar berwarna
ungu. Dia melompat bangkit saat Harry masuk.
'Makan pagi,' katanya selagi dia menarik keluar tongkatnya dan bergegas ke api.
'P -- p -- pagi, Harry,' Tonks menguap. Rambutnya pirang dan keriting pagi ini.
'Tidur nyenyak?'
'Yeah,' kata Harry.
'Aku t -- t -- telah terjaga semalaman,' katanyan dengan kuapan menggetarkan
lagi.
'Kemari dan duduklah ...'

