Page 162 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 162

'Aku penduduk Little Whinging, dekat dengan tempat Harry tinggal,' kata Mrs

               Figg.

               'Kami tidak punya catatan adanya penyihir wanita ataupun pria yang tinggal di
               Little Whinging, selain Harry Potter,' kata Madam Bones seketika. 'Daerah itu

               selalu diawasi dengan ketat, mengingat ... mengingat kejadian-kejadian di masa
               lalu.'

               'Aku seorang Squib,' kata Mrs Figg. 'Jadi kalian tidak akan mencatat aku, 'kan?'


               'Seorang Squib, eh?' kata Fudge sambil mengamati dia lekat-lekat. 'Kami akan
               mengecek hal itu. Anda harus meninggalkan detil-detil keturunan Anda dengan
               asisten saya Weasley. Sehubungan dengan itu, bisakah Squib melihat

               Dementor?' dia menambahkan sambil melihat ke kiri dan ke kanan sepanjang
               bangku itu.

               'Ya, kami bisa!' kata Mrs Figg marah.


               Fudge melihat kembali kepadanya dengan alis terangkat. 'Baiklah,' dia berkata
               dengan dingin. 'Apa ceritamu?'


               'Aku pergi keluar untuk membeli makanan kucing dari toko di sudut jalan di
               ujung Wisteria Walk, sekitar pukul sembilan, pada malam dua Agustus,' Mrs
               Figg berkata cepat-cepat dengan kurang jelas dan seketika, seakan-akan dia telah
               mempelajari dalam hati apa yang akan dikatakannya, 'ketika aku mendengar

               keributan di gang antara Magnolia Crescent dan Wisteria Walk. Sewaktu
               menghampiri mulut gang aku melihat Dementor berlari --'


               'Berlari?' kata Madam Bones dengan tajam. 'Dementor tidak berlari, mereka
               melayang.'

               'Itu yang kumaksudkan,' kata Mrs Figg dengan cepat, semburat merah muda

               timbul di pipinya yang keriput. 'Melayang menyusuri gang menuju apa yang
               tampak seperti dua anak lelaki.'

               'Bagaimana tampang mereka?' kata Madam Bones, menyipitkan matanya

               sehingga tepi kacamatanya menghilang ke dagingnya.

               'Well, yang satu sangat besar dan yang lain agak kurus --'


               'Bukan, bukan,' kata Madam Bones tidak sabar. 'Para Dementor ... gambarkan
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167