Page 267 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 267
menemukan Profesor Umbridge telah duduk di meja guru, memakai kardigan
merah muda berbulu dari malam sebelumnya dan pita beludru hitam di puncak
kepalanya.
Harry lagi-lagi teringat akan seekor lalat besar yang bertengger di atas seekor
katak yang bahkan lebih besar.
Kelas terdiam sangat memasuki ruangan; Profesor Umbridge masih merupakan
hal yang belum diketahui dan tak seorangpun tahu seberapa tegas pendapatnya
mengenai disiplin.
'Well, selamat sore!' katanya, ketika akhirnya seluruh kelas telah duduk.
Beberapa orang menggumamkan 'selamat sore' sebagai jawaban.
'Ck, ck,' kata Profesor Umbridge. 'Itu tidak bisa diterima, benar bukan? Aku
ingin kalian, tolong, menjawab "Selamat sore, Profesor Umbridge". Tolong satu
kali lagi.
Selamat sore, kelas!'
'Selamat sre, Profesor Umbridge,' mereka menyanyi balik kepadanya.
'Begitu,' kata Profesor Umbridge dengan manis. 'Tidak terlalu sulit, bukan?
Tolong simpan tongkat dan keluarkan pena bulu.'
Banyak murid yang saling bepandangan dengan murung; perintah 'simpan
tongkat'
belum pernah diikuti dengan pelajaran yang mereka anggap menarik. Harry
menyodokkan tongkatnya kembali ke dalam tasnya dan menarik keluar pena
bulu, tinta dan perkamen. Profeser Umbridge membuka tas tangannya,
mengeluarkan tongkatnya sendiri, yang tidak biasanya sangat pendek, dan
mengetuk papan tulis keras-keras dengannya; kata-kata bermunculan di papan
seketika: Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam
Kembali ke Prinsip-Prinsip Dasar
'Well, yang kalian pelajari dalam mata pelajaran ini agak kacau dan sepenggal-
sepenggal, bukan?' kata Profesor Umbridge, sambil berpaling menghadap kelas
dengan tangan terdekap rapi di depannya. 'Pergantian guru yang terus-menerus,
banyak di antaranya tampaknya tidak mengikuti kurikulum yang disetujui

