Page 272 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 272

sangat tidak bertanggung jawb -- tanpa menyebut,' dia mengeluarkan tawa kecil

               mengerikan, 'keturunan campuran yang sangat berbahaya.'

               'Kalau yang Anda maksud Profesor Lupin,' seru Dean dengan marah, 'dia yang
               terbaik yang pernah kami -'


               'Tangan, Mr Thomas! Seperti yang kukatakan -- kalian telah diperkenalkan pada
               mantera-mantera yang rumit, tidak sesuai untuk kelompok umur kalian dan
               potensial menimbulkan kematian. Kalian telah ditakut-takuti agar percaya bahwa

               kalian mungkin menjumpai serangan Ilmu Hitam dua hari sekali -'

               'Tidak begitu,' Hermione berkata, 'kami hanya -'


               'Tanganmu tidak naik, Miss Granger!'


               Hermione mengangkat tangannya. Profesor Umbridge berpaling darinya.


               'Menurut pemahamanku para pendahuluku bukan hanya menggunakan kutukan-
               kutukan ilegal di depan kalian, dia bahkan menggunakannya kepada kalian.'


               'Well, dia ternyata seorang maniak, bukan?' kata Dean dengan marah. 'Asal
               Anda tahu, kami masih belajar banyak.'


               'Tanganmu tidak naik, Mr Thomas!' getar Profesor Umbridge. 'Sekarang,
               menurut pandangan Kementerian bahwa pengetahuan teoritis akan lebih dari
               mencukupi untuk meluluskan kalian pada ujian, yang memang inti dari
               keberadaan sekolah. Dan namamu adalah?' tambahnya sambil menatap Parvati,
               yang tangannya baru saja naik.


               'Parvati Patil, dan tak adakah sedikit praktek dalam OWL Pertahanan Terhadap
               Ilmu Hitam kami? Bukankah kami seharusnya memperlihatkan kami sebenarnya
               bisa melakukan kontra-kutukan dan segalanya itu?'


               'Selama kalian telah belajar teori cukup keras, tak ada alasan mengapa kalian
               tidak bisa menggunakan mantera-mantera pada kondisi ujian yang terkendali
               dengan hati-hati,' kata Profesor Umbridge.


               'Tanpa pernah mempraktekkannya sebelumnya?' kata Parvati dengan tidak
               percaya.


               'Apakah Anda memberitahu kami bahwa pertama kalinya kami boleh melakukan
               mantera-mantera itu adalah ketika ujia?'
   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277