Page 312 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 312
Dia duduk tak bergerak sejenak, sambil menatap ke perapian; lalu, akhirnya
mengambil keputusan, dia mencelupkan pena bulunya ke dalam botol tinta
sekali lagi dan menempatkannya dengan penuh ketetapan hati ke atas perkamen.
Dear Snuffles,
Kuharap kau OK, minggu pertama kembali ke sini mengerikan, aku benar-benar
senang sudah akhir pekan.
Kami dapat guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang baru, Profesor
Umbridge. Dia hampir sama
menyenangkannya dengan ibumu. Aku menulis karena hal yang kuceritakan
kepadamu musim panas lalu terjadi
lagi tadi malam ketika aku sedang dalam detensi dengan Umbridge.
Kami semua merindukan teman terbesar kami, kami harap dia akan segera
kembali.
Tolong tulis surat balasan secepatnya.
Salam,
Harry
Harry membaca ulang surat itu beberapa kali, mencoba melihat dari sudut
pandang orang luar. Dia tidak bisa melihat bagaimana mereka akan bisa tahu apa
yang sedang dia bicarakan -- atau dengan siapa dia berbicara -- hanya dari
membaca surat ini. Dia memang berharap Sirius akan mengetahui petunjuk
mengenai Hagrid dan memberitahu mereka kapan dia mungkin kembali. Harry
tidak ingin bertanya langsung kalau-kalau hal itu menarik terlalu banyak
perhatian atas apa yang mungkin sedang direncanakan Hagrid selagi dia tidak
ada di Hogwarts.
Mengingat itu adalah surat yang sangat singkat, surat itu makan waktu lama
untuk ditulis; sinar matahari telah memasuki setengah dari ruangan itu selagi dia
mengerjakan surat itu dan dia sekarang bisa mendengar suara-suara pergerakan
di kejauhan dari kamar-kamar asrama di atas. Sambil menyegel perkamennya
dengan hati-hati, dia memanjat melalui lubang potret dan menuju Kandang
Burung Hantu.

