Page 315 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 315
'Oh ... hai,' katanya terengah-engah. 'Aku tidak mengira ada orang yang sudah
berada di atas sini sepagi ini ... aku baru ingat lima menit yang lalu, ini hari
ulang tahun ibuku.'
Dia mengangkat bingkisannya.
'Benar,' kata Harry. Otaknya seperti macet. Dia ingin mengatakan sesuatu yang
lucu dan menarik, tetapi ingatan tentang kuda bersayap yang mengerikan itu
masih segar dalam pikirannya.
'Hari yang indah,' katanya sambil memberi isyarat ke jendela. Isi tubuhnya
sepertinya telah mengerut akibat rasa malu. Cuaca. Dia berbicara mengenai
cuaca ...
'Yeah,' kata Cho, sambil memandang berkeliling mencari burung hantu yang
sesuai.
'Kondisi Quidditch yang bagus. Aku belum keluar selama seminggu, kalau
kamu?'
'Belum,' kata Harry.
Cho telah memilih salah satu burung hantu sekolah. Dia membujuknya turun ke
lengannya di mana burung itu menjulurkan kaki dengan patuh sehingga dia bisa
mengikatkan bingkisannya.
'Hei, apakah Gryffindor sudah punya Keeper baru?' tanyanya.
'Yeah,' kata Harry. 'Temanku Ron Weasley, kau kenal dia?'
'Si Pembenci-Tornado?' kata Cho agak dingin. 'Apakah mainnya bagus?'
'Yeah,' kata Harry. 'Kukira begitu. Walau aku tidak melihat ujicobanya, aku
sedang dalam detensi.'
Cho memandang ke atas, bingkisan itu baru setengah terikat ke kaki burung
hantu.
'Wanita Umbridge itu jahat,' katanya dengan suara rendah. 'Memberimu detensi
hanya karena kamu mengatakan yang sebenarnya tentang bagaimana --
bagaimana --

