Page 317 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 317
'Pergi,' kata Harry dengan tenang.
Filch membuka mulutnya dengan marah, menggerak-gerakkan mulut tanpa suara
selama beberapa detik, lalu menyisiri jubah Harry dengan matanya.
'Bagaimana aku tahu kau tidak menyimpannya di kantongmu?'
'Karena --'
'Aku melihatnya mengirimkan surat itu,' kata Cho dengan marah.
Filch memberondong dia.
'Kau melihatnya --?'
'Itu benar, aku melihatnya,' katanya dengan garang.
Ada jeda sejenak di mana Filch melotot kepada Cho dan Cho melotot balik, lalu
si penjaga sekolah membalikkan badannya dan berjalan dengan kaki terseret
menuju pintu. Dia berhenti dengan tangan di pegangan pintu dan memandang
balik kepada Harry.
'Kalau kutemukan seendus saja Bom Kotoran --'
Dia terseok-seok menuruni tangga. Mrs Norris memandang penuh keinginan
pada burung-burung hantu dan mengikuti dia.
Harry dan Cho saling berpandangan.
'Trims,' Harry berkata.
'Tidak masalah,' kata Cho, akhirnya mengikatkan bingkisan ke kaki burung
hantu itu yang sebuah lagi, wajahnya sedikit merona merah muda. 'Kau tidak
sedang memesan Bom Kotoran, bukan?'
'Tidak,' kata Harry.
'Aku ingin tahu mengapa dia mengira begitu?' katanya selagi dia membawa
burung hantu itu ke jendela.
Harry mengangkat bahu. Dia sama bingungnya dengan Cho, walaupun anehnya
hal itu tidak terlalu mengganggunya saat ini.

