Page 352 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 352

'Ya,' kata Profesor Trelawney, sambil mengangkat kepalanya sedikit.


               Mencatat lagi ke papan jepit.


               'Tapi kukira -- betulkan kalau saya salah -- bahwa Anda adalah orang pertama
               dalam keluarga Anda semenjak Cassandra yang memiliki Penglihatan Kedua?'


               'Hal-hal ini sering melompati -- er -- tiga generasi,' kata Profesor Trelawney.


               Senyum Profesor Trelawney yang mirip katak melebar.

               'Tentu saja,' katanya dengan manis, sambil mencatat lagi. 'Well, kalau begitu
               Anda bisa meramalkan sesuatu untukku?' Dan dia memberikan pandangan

               bertanya, masih sambil tersenyum.

               Profesor Trelawney menjadi kaku seolah-olah tidak bisa mempercayai
               telinganya.


               'Saya tidak mengerti,' katanya, sambil mencengkeram syal di sekitar lehernya
               yang kurus.


               'Saya ingin Anda membuat ramalan untuk saya,' kata Profesor Umbridge dengan
               sangat jelas.


               Harry dan Ron bukan satu-satunya orang yang sekarang mengamati dan
               mendengarkan diam-diam dari balik buku mereka. Sebagian besar dari kelas itu
               sedang menatap terpaku kepada Profesor Trelawney ketika dia bangkit berdiri,
               manik-manik dan gelangnya berbunyi.


               'Mata Dalam tidak Melihat menuruti perintah!' katanya dengan nada
               tersinggung.


               'Saya mengerti,' kata Profesor Trelawney dengan lembut, sambl mencatat lagi ke
               papan jepitnya.


               'Aku -- tapi -- tapi ... tunggu!' kata Profesor Trelawney tiba-tiba, dalam usahanya
               dengan suara halusnya yang biasa, walaupun efek mistis dirusak oleh caranya
               bergetar karena marah. 'Ku .. kukira aku memang melihat sesuatu ... sesuatu
               yang menyangkut Anda ... kenapa, aku merasakan sesuatu ... sesuatu yang kelam
               ... suatu bahaya maut


               ...'
   347   348   349   350   351   352   353   354   355   356   357