Page 375 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 375
Harry teringat Hagrid menyebut pub ini di tahun pertamanya. 'Kau jumpa
banyak orang aneh di Hog's Head,' dia pernah berkata, ketika menjelaskan
bagaimana dia memenangkan sebutir telur naga dari seorang asing bertudung di
sana. Pada saat itu Harry bertanya-tanya mengapa Hagrid tidak menganggap
aneh orang asing itu menyembunyikan wajahnya sepanjang pertemuan mereka;
sekarang dia melihat bahwa menutupi wajahmu adalah suatu kebiasaan di Hog's
Head. Ada seorang pria di bar yang seluruh kepalanya dibalut dengan perban
kelabu kotor, walaupun dia masih bisa meneguk bergelas-gelas zat berapi yang
mengeluarkan asap melalui celah di atas mulutnya; dua figur berselubung tudung
duduk di sebuah meja dekat salah satu jendela; Harry mungkin mengira mereka
Dementor kalau mereka tidak berbicara dengan aksen Yorkshire yang kental,
dan di sebuah sudut ternaungi bayang-bayang di samping perapian duduk
seorang penyihir wanita dengan kerudung hitam tebal yang jatuh hingga ke jari
kakinya. Mereka hanya bisa melihat ujung hidungnya karena menyebabkan
kerudung itu menonjol sedikit.
'Aku tidak tahu tentang ini, Hermione,' Harry bergumam, ketika mereka melintas
ke bar. Dia melihat khususnya kepada penyihir wanita bertudung berat itu.
'Pernahkah terpikir olehmu Umbridge mungkin berada di balik itu?'
Hermione memandang sambil menilai ke figur berkerudung itu.
'Umbridge lebih pendek daripada wanita itu,' katanya pelan. 'Dan lagipula,
kalaupun Umbridge datang ke sini tidak ada yang dapat dilakukannya untuk
menghentikan kita, Harry, karena aku telah memeriksa peraturan sekolah dua-
tiga kali. Kita tidak berada di luar batas; aku secara spesifik bertanya kepada
Profesor Flitwick apakah para murid diizinkan datang ke Hog's Head, dan dia
bilang iya, tapi dia menasihati aku dengan keras untuk membawa gelas sendiri.
Dan aku telah memeriksa semua yang terpikirkan olehku tentang kelompok
belajar dan kelompok pekerjaan rumah dan kelompok-kelompok itu jelas
diizinkan. Aku hanya tidak berpikir itu ide bagus kalau kita memparadekan apa
yang sedang kita lakukan.'
'Tidak,' kata Harry dengan kering, 'terutama karena tepatnya bukan kelompok
pekerjaan rumah yang sedang kau rencanakan, bukankah begitu?'
Penjaga bar itu berjalan menyamping kepada mereka dari sebuah ruangan di
belakang. Dia seorang lelaki tua yang tampak pemarah dengan rambut dan
jenggot kelabu panjang yang lebat. Dia jangkung dan kurus dan tampak agak
akrab bagi Harry.

