Page 376 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 376

akrab bagi Harry.


               'Apa?' gerutunya.


               'Tolong tiga Butterbeer,' kata Hermione.

               Lelaki itu meraih ke bawah meja pajang dan menarik ke atas tiga botol yang

               sangat berdebu dan sangat kotor, yang dibantingnya ke bar.

               'Enam Sickle,' katanya.


               'Akan kuambil,' kata Harry cepat, sambil mengambil perak-perak itu. Mata si
               penjaga bar menatap Harry; bertahan sepersekian detik di bekas lukanya. Lalu
               dia berpaling dan menyimpan uang Harry ke laci uang kayu kuno yang lacinya
               bergeser membuka secara otomatis untuk menerima uang itu. Harry, Ron dan

               Hermione mundur ke meja paling jauh dari bar dan duduk, sambil memandang
               sekeliling. Lelaki yang memakai perban kelabu kotor itu mengetuk maja pajang
               dengan buku jarinya dan menerima minuman berasap lagi dari penjaga bar.


               'Kau tahu apa?' Ron berbisik, sambil melihat ke bar dengan antusias. 'Kita bisa
               memesan apapun yang kita suka di sini. Aku bertaruh lelaki itu akan menjual
               apapun kepada kita, dia tidak akan peduli. Aku selalu ingin minum Whisky Api -
               -'


               'Kau -- seorang -- prefek,' kata Hermione tajam.


               'Oh,' kata Ron, senyum memudar dari wajahnya. 'Yeah ...'

               'Jadi, siapa yang katamu sehahrusnya menemui kita?' Harry bertanya, sambil
               merenggut buka tutup berkarat botol Butterbeernya dan meneguk sekali.


               'Cuma beberapa orang,' Hermione mengulangi, sambil memeriksa jam
               tangannya dan memandang dengan cemas ke pintu. 'Kusuruh mereka ke sini
               sekitar sekarang dan aku yakin mereka semua tahu di mana letaknya -- oh, lihat,

               ini mungkin mereka.'

               Pintu pub telah terbuka. Seberkas cahaya tebal sinar matahari penuh debu
               membagi ruangan menjadi dua sejenak dan lalu menghilang, terhalang oleh

               serbuan kerumunan orang-orang yang sedang masuk.

               Pertama masuklah Neville dengan Dean dan Lavender, yang diikuti oleh Parvati
   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381