Page 618 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 618

Quidditch sewaktu liburan? Kau mendukung Tornado, benar 'kan?'


               Suaranya terdengar pura-pura ceria dan riang. Yang membuatnya ngeri, dia
               melihat bahwa mata Cho penuh air mata lagi, seperti saat setelah pertemuan
               terakhir DA sebelum Natal.


               'Lihat,' dia berkata dengan putus asa, sambil mencondongkan badan sehingga
               orang lain tidak ada yang bisa mencuri dengar, 'mari kita tidak membicarakan
               tentang Cedric sekarang ... mari bicara tentang sesuatu yang lain.'


               Tetapi ini, tampaknya, adalah hal yang salah untuk dikatakan.


               'Kukira,' dia berkata, air mata bercucuran ke meja, 'kukira kau akan m-m-
               mengerti!


               Aku perlu bicara tentang itu! Tentunya kau p-perlu bicara tentang itu j-juga!


               Maksudku, kau melihatnya terjadi, b-bukan?'


               Semua hal menjadi salah seperti mimpi buruk, pacar Roger Davies bahkan sudah
               melepaskan dirinya untuk memandang Cho yang sedang menangis.


               'Well -- aku sudah membicarakannya,' Harry berkata dalam bisikan, 'kepada Ron
               dan Hermione, tapi --'


               'Oh, kau mau bicara dengan Hermione Granger!' dia berkata dengan nyaring,
               wajahnya sekarang berkilau karena air mata. Beberapa pasangan lain yang
               sedang berciuman berpisah untuk memandangi mereka. 'Tapi kau tidak mau
               bicara denganku!


               M-mungkin paling baik kalau kita ... bayar saja dan kau pergi menemui
               Hermione G-Granger, seperti yang jelas sekali kau mau!'


               Harry menatapnya, benar-benar bingung, selagi dia meraih sebuah serbet
               berjumbai-jumbai dan menyeka wajahnya dengan itu.


               'Cho?' dia berkata dengan lemah, sambil berharap Roger mau menyambar
               pacarnya dan mulai menciuminya lagi untuk menghentikan gadis itu
               membelalak kepadanya dan Cho.


               'Ayolah, pergi!' dia berkata, sekarang menangis ke dalam serbet. 'Aku tidak tahu
   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622   623