Page 654 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 654
lainnya bahkan ketakutan. Profesor McGonagall tepat di seberang Harry di sisi
lain Aula; dia tampak seolah-olah apa yang sedang disaksikannya membuatnya
sedikit mual.
Profesor Trelawney sedang berdiri di tengah Aula Depan dengan tongkatnya di
satu tangan dan sebuah botol sherry kosong di tangan lainnya, tampaknya benar-
benar sinting. Rambutnya menjulur di ujungnya, kacamatanya miring sehingga
satu mata lebih diperbesar daripada yang lain; syal dan scarfnya yang tak
terjumlah mengekor serampangan dari bahunya, memberi kesan bahwa dia mulai
tidak waras. Dua koper besar tergeletak di lantai di sebelahnya, salah satunya
terbalik; tampak sekali seolah-olah koper itu telah dilemparkan menuruni tangga
setelah dia. Profesor Trelawney sedang menatap, tampaknya ketakutan, pada
sesuatu yang tak bisa dilihat Harry tapi tampaknya berdiri di kaki tangga.
'Tidak!' dia berteriak. 'TIDAK! Ini tidak mungkin terjadi ... tidak mungkin ... aku
menolak menerimanya!'
'Anda tidak menyadari ini akan terjadi?' kata sebuah suara seperti anak
perempuan, terdengar geli tak berperasaan, dan Harry, sambil pindah sedikit ke
kanan, melihat bahwa penglihatan mengerikan Trelawney tak lain dari Profesor
Umbridge.
'Walaupun Anda tidak mampu meramalkan bahkan cuaca besok, Anda tentunya
telah sadar bahwa penampilan menyedihkan Anda selama inspeksi-inspeksiku,
dan kurangnya perbaikan, akan membuat tak bisa dihindari bahwa Anda
dipecat?'
'Kau -- t-tidak bisa!' lolong Profesor Trelawney, air mata mengalir menuruni
wajahnya dari balik lensanya yang besar, 'kau t-tidak bisa memecatku! Aku
sudah b-berada di sini enam belas tahun! H-Hogwarts adalah r-rumahku!'
'Dulu rumahmu,' kata Profesor Umbridge, dan Harry jijik melihat kesenangan
merentang wajahnya yang mirip katak selagi dia mengamati Profesor Trelawney
merosot, sambil tersedu-sedu tidak terkendali, ke atas salah satu kopernya,
'sampai sejam yang lalu, ketika Menteri Sihir menandatangani balasan Perintah
Pemecatanmu.
Sekarang berbaik hatilah enyahkan dirimu dari Aula ini. Anda membuat kami
malu.'
Tetapi dia berdiri dan mengamati, dengan ekspresi menikmati yang bahagia,

