Page 661 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 661
Firenze memalingkan kepalanya lambat-lambat untuk menghadap Dean, yang
tampaknya menyadari seketika bahwa dia telah mengatakan sesuatu yang sangat
menyinggung.
'Aku tidak bermaksud -- maksudku -- maaf,' dia menyelesaikan dengan suara
berbisik.'
'Centaur bukan pelayan atau mainan manusia,' kata Firenze pelan-pelan. Ada
jeda, lalu Parvati mengangkat tangannya lagi.
'Tolong, sir ... kenapa para centaur yang lain membuang Anda?'
'Karena aku setuju bekerja untuk Profesor Dumbledore,' kata Firenze. 'Mereka
memandang ini sebagai pengkhianatan kaum kami.'
Harry ingat bagaimana, hampir empat tahun yang lalu, centaur Bane berteriak
kepada Firenze karena mengizinkan Harry menaiki punggungnya demi
keselamatan; dia telah memanggilnya 'bagal biasa'. Dia bertanya-tanya apakah
Bane yang telah menendang Firenze di dada.
'Mari kita mulai,' kata Firenze. Dia melambaikan ekor panjangnya, mengangkat
tangannya ke kanopi berdaun di atas kepala, lalu menurunkannya pelan-pelan,
dan selagi dia berbuat demikian, cahaya di ruangan itu mengecil, sehingga
mereka sekarang kelihatannya sedang duduk di suatu tempat terbuka di hutan
dalam cahaya temaram, dan bintang-bintang bermunculan di langit-langit. Ada
bunyi oooh dan helaan napas dan Ron berkata dengan jelas, 'Astaga!'
'Berbaring di lantai,' kata Firenze dengan suara tenangnya, 'dan amati langit. Di
sini tertulis, untuk mereka yang bisa melihatnya, peruntungan dari ras-ras kita.'
Harry merentangkan badannya dan memandang ke atas ke langit-langit. Sebuah
bintang merah berkelap-kelip berkedip kepadanya dari atas.
'Aku tahu bahwa kalian telah mempelajari nama-nama planet dan bulan-bulan
mereka dalam Astronomi,' kata suara tenang Firenze, 'dan bahwa kalian telah
memetakan pergerakan bintang-bintang di langit. Para centaur telah menyingkap
misteri pergerakan-pergerakan ini selama berabad-abad. Penemuan-penemuan
kami mengajarkan kami bahwa masa depan bisa dilihat sekilas pada langit di
atas kita --'
'Profesor Trelawney melakukan astrologi dengan kami!' kata Parvati dengan

