Page 663 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 663

Mars, pembawa peperangan, bersinar cemerlang di atas kita, memberi kesan
               bahwa pertarungan itu pasti akan segera pecah lagi. Seberapa cepat, para centaur
               mungkin berusaha meramalkan dengan membakar rempah-rempah dan daun-
               daun tertentu, dengan pengamatan asap dan api ...'


               Itu adalah pelajaran paling tidak biasa yang pernah dihadiri Harry. Mereka
               memang membakar daun sage dan mallowsweet di sana di lantai ruang kelas,
               dan Firenze menyuruh mereka untuk mencari bentuk-bentuk dan simbol-simbol
               tertentu asap yang berbau tajam itu, tetapi dia tampaknya sama sekali tidak
               peduli tak satupun dari mereka bisa melihat tanda-tanda yang dia lukiskan,
               sambil memberitahu mereka bahwa manusia hampir tidak pernah pandai dalam
               hal ini, bahwa butuh waktu bertahun-tahun bagi centaur untuk menjadi
               kompeten, dan menyelesaikan dengan memberitahu mereka bahwa, lagipula,
               menempatkan terlalu banyak kepercayaan pada hal-hal seperti ini bodoh, karena
               bahkan para centaur terkadang membacanya dengan salah. Dia tidak seperti guru
               manusia manapun yang pernah dimiliki Harry.


               Prioritasnya sepertinya bukan mengajari mereka apa yang diketahuinya, tetapi
               lebih pada menekankan kepada mereka bahwa tak sesuatupun, bahkan tidak juga
               pengetahuan para centaur, yang bebas dari kesalahan.


               ' Dia tidak pasti pada apapun, bukan?' kata Ron dengan suara rendah, selagi
               mereka memadamkan api mallowsweet mereka. 'Maksudku, aku bisa terima
               beberapa detil lagi tentang perang ini yang akan kita hadapi, bukan begitu?'


               Bel berdering tepat di luar pintu ruang kelas dan semua orang terlompat; Harry
               telah sepenuhnya lupa mereka masih di dalam kastil, dan sangat yakin bahwa dia
               benar-benar berada di Hutan. Kelas itu berbaris keluar, tampak sedikit bingung.


               Harry dan Ron baru akan mengikuti mereka ketika Firenze berseru, 'Harry
               Potter, tolong, sepatah kata.'


               Harry berpaling. Centaur itu maju sedikit ke arahnya. Ron bimbang.


               'Kamu boleh tinggal,' Firenze memberitahunya. 'Tapi tolong tutup pintunya.' Ron
               buru-buru mematuhi.


               'Harry Potter, kamu teman Hagrid, bukan?' kata si centaur.


               'Ya,' kata Harry.


               'Kalau begitu berikan peringatan dariku kepadanya. Usahanya tidak berhasil. Dia
   658   659   660   661   662   663   664   665   666   667   668