Page 843 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 843
Harry sadar seketika bahwa dia benar: dia tidak bisa mengenali pintu keluar
daripada menemukan seekor semut di lantai hitam pekat itu; dan pintu yang
merekakan untuk maju bisa jadi salah satu dari selusin pintu yang mengelilingi
mereka.
Bagaimana kita akan keluar kembali?' kata Neville dengan perasaan tidak enak.
'Well, itu tidak masalah sekarang,' kata Harry dengan bertenaga, sambil berkedip
untuk menghapus garis-garis biru dari penglihatannya, dan menggenggam
tongkatnya lebih erat dari sebelumnya, 'kita tidak perlu keluar sampai kita
menemukan Sirius --'
'Tapi jangan berseru memanggilnya!' Hermione berkata dengan mendesak; tetapi
Harry belum pernah lebih tidak memerlukan nasehatnya, nalurinya adalah untuk
tak bersuara sebisa mungkin.
'Kalau begitu, ke mana kita pergi, Harry?' Ron bertanya.
'Aku tidak --' Harry mulai. Dia menelan ludah. 'Di dalam mimpi-mimpi itu aku
melewati pintu di ujung koridor dari lift ke sebuah ruangan gelap -- itu ruangan
ini --
dan lalu aku melewati pintu lainnya ke sebuah ruangan yang seperti ...
berkilauan.
Kita harus mencoba beberapa pintu,' dia berkata dengan tergesa-gesa, 'aku akan
tahu jalan yang benar saat aku melihatnya. Ayo.'
Dia berjalan cepat lurus ke pintu yang sekarang di hadapannya, yang lainnya
mengikuti dari dekat di belakangnya, meletakkan tangan kirinya pada
permukaannya yang dingin dan berkilat, mengangkat tongkatnya siap untuk
menyerang sewaktu pintu itu terbuka, dan mendorongnya.
Pintu itu berayun membuka dengan mudah.
Setelah kegelapan di ruangan pertama, lampu-lampu yang bergantung rendah
pada rantai-rantai keemasan dari langit-langit memberi kesan bahwa ruangan
persegi panjang ini jauh lebih terang, walaupun tidak ada lampu-lampu berkelap-
kelip dan berkilauan seperti yang dilihat Harry di dalam mimpi-mimpinya.
Tempat itu kosong kecuali beberapa meja tulis dan, di bagian paling tengah
ruangan itu, sebuah tangki gelap besar berisikan cairan hijau dalam, cukup besar

