Page 88 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 88

'Siapa Kreacher?' dia bertanya.


               'Peri-rumah yang tinggal di sini,' kata Ron. 'Sinting. Belum pernah jumpa yang
               seperti dia.'


               Hermione merengut kepada Ron.

               'Dia tidak sinting, Ron.'


               'Ambisi hidupnya adalah supaya kepalanya dipotong dan dipajang di sebuah
               piagam seperti ibunya,' kata Ron dengan jengkel. 'Apakah itu normal,
               Hermione?'


               'Well -- well, kalau dia sedikit aneh, itu bukan salahnya.'


               Ron menggulirkan matanya kepada Harry.


               'Hermione masih belum menyerah tentang SPEW.'


               'Itu bukan SPEW!' kata Hermione panas. 'Itu Perkumpulan untuk
               Mempromosikan Kesejahteraan Peri-Rumah. Dan bukan cuma aku, Dumbledore
               juga bilang kita harus baik kepada Kreacher.'


               'Yeah, yeah,' kata Ron. 'Ayo, aku lapar berat.'


               Dia memimpin jalan keluar pintu dan ke puncak tangga, tetapi sebelum mereka
               bisa menuruni tangga --


               'Tunggu dulu!' Ron bernapas, sambil merentangkan sebuah lengan untuk
               menghentikan Harry dan Hermione berjalan lebih jauh. 'Mereka masih di aula,
               kita mungkin bisa mendengar sesuatu.'


               Ketiganya melihat dengan waspada melewati pegangan tangga. Gang suram di
               bawah dipenuhi para penyihir wanita dan pria, termasuk semua pengawal Harry.


               Mereka sedang berbisik-bisik dengan bersemangat satu sama lain. Di bagian
               paling tengah dari kelompok itu Harry melihat kepala berambut hitam
               berminyak dan hidung menonjol milik guru yang paling tidak disukainya di
               Hogwarts, Profesor Snape. Harry mencondongkan badan lebih ke jauh melewati
               pegangan tangga. Dia sangat tertarik akan apa yang sedang Snape lakukan bagi
               Order of Phoenix.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93