Page 945 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 945
karena fakta bahwa mereka dengan tidak bijaksana memilih melakukannya tepat
di luar sebuah kompartemen yang penuh anggota DA, yang melihat apa yang
sedang terjadi melalui kaca dan bangkit bersatu untuk menolong Harry. Pada
saat Ernie Macmillan, Hannah Abbot, Susan Bones, Justin Finch-Fletchey,
Anthony Goldstein dan Terry Boot telah selesai menggunakan beragam guna-
guna dan kutukan yang telah Harry ajarkan kepada mereka, Malfoy, Crabbe dan
Goyle menyerupai tiga siput raksasa yang tertekan ke dalam seragam Hogwarts
sementara Harry, Ernie dan Justin mengangkat mereka ke atas rak bagasi dan
meninggalkan mereka di sana untuk menetes-netes.
'Aku harus bilang, aku sangat ingin melihat wajah ibu Malfoy saat dia turun dari
kereta api,' kata Ernie, dengan sedikit kepuasan, selagi dia mengamati Malfoy
menggeliat di atasnya. Ernie belum benar-benar mengatasi kemarahannya
kepada Malfoy karena mengurangi nilai dari Hufflepuff selama masa jabatannya
yang singkat sebagai anggota Regu Penyelidik.
'Namun, ibu Goyle akan sangat senang,' kata Ron, yang telah datang menyelidiki
sumber keributan itu. 'Dia jauh lebih tampan sekarang ... ngomong-ngomong,
Harry, troli makanan baru saja berhenti kalau kamu mau sesuatu ...'
Harry berterima kasih kepada yang lainnya dan menemani Ron kembali ke
kompartemen mereka sendiri, di mana dia membeli setumpuk besar bolu kuali
dan pai labu. Hermione sedang membaca Daily Prophet lagi, Ginny sedang
mengisi kuis di The Quibbler dan Neville sedang membelai Mimbulus
mimbletonianya, yang telah tumbuh banyak sepanjang tahun itu dan sekarang
membuat suara menyanyi aneh saat disentuh.
Harry dan Ron menghabiskan sebagian besar waktu di perjalanan itu dengan
bermain catur penyihir sementara Hermione membacakan potongan-potongan
dari Prophet. Koran itu sekarang penuh artikel tentang bagaimana memukul
mundur Dementor, usaha-usaha Kementerian untuk menemukan para Pelahap
Maut dan surat-surat histeris yang mengklaim bahwa penulisnya telah melihat
Lord Voldemort berjalan melewati rumah mereka pagi itu juga ...
'Belum benar-benar mulai,' Hermione menghela napas dengan murung, sambil
melipat suratkabar itu lagi. 'Tapi tidak akan lama lagi sekarang ...'
'Hei, Harry,' kata Ron pelan, sambil mengangguk ke arah jendela kaca ke
koridor.
Harry memandang berkeliling. Cho sedang lewat, ditemani Marietta

