Page 942 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 942
kematian, Harry, karena aku memilih tiruan hidupku yang lemah sebagai
gantinya.
Aku percaya para penyihir yang berpendidikan mempelajari masalah itu di
Departemen Misteri --'
'Jangan bicarakan tempat itu denganku!' kata Harry dengan garang.
'Aku minta maaf tidak bisa lebih membantu,' kata Nick lembut. 'Well ... well,
aku permisi dulu ... pesta, kau tahu ...'
Dan dia meninggalkan ruangan, meninggalkan Harry di sana sendirian, menatap
hampa ke dinding tempat Nick baru menghilang.
Harry merasa hampir seolah-olah dia telah kehilangan ayah angkatnya sekali lagi
karena kehilangan harapan bahwa dia mungkin akan bisa melihat atau berbicara
kepadanya lagi. Dia berjalan lambat-lambat dan dengan merana kembali naik di
kastil kosong itu, bertanya-tanya apakah dia akan pernah merasa ceria lagi.
Dia telah berbelok di sudut menuju koridor Nyonya Gemuk saat dia melihat
seseorang di depan sedang memasang sebuah catatan ke papan di dinding.
Pandangan kedua memperlihatkan kepadanya itu Luna. Tidak ada tempat
persembunyian yang baik di dekat situ, dia pasti telah mendengar langkah-
langkah kakinya, dan bagaimanapun, Harry hampir tidak bisa mengerahkan
tenaga untuk menghindari siapapun saat itu.
'Halo,' kata Luna samar-samar, sambil memandang sekilas kepadannya ketika
dia mundur dari pengumuman itu.
'Kenapa kamu tidak menghadiri pesta?' Harry bertanya.
'Well, aku kehilangan hampir semua barang-barangku,' kata Luna dengan
tenang.
'Orang-orang mengambilnya dan menyembunyikannya, kau tahu. Tapi karena ini
malam terakhir, aku benar-benar butuh barang-barang itu kembali, jadi aku
memasang pengumuman.'
Dia memberi isyarat ke papan pengumuman itu, benar juga, di atasnya dia telah
menyematkan daftar buku-buku dan pakaiannya yang hilang, dengan permintaan
akan pengembalian barang-barang itu.

