Page 514 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 514

IntelIgensI embun PagI

              “Kalian menyerah pada waktu?” celetuk  Toni.  “Kupikir

           Infiltran bisa menembus batasan cetek macam fisik, ruang,
           waktu….”
              Kas menarik dalam kreteknya. “Portal itu ada napasnya. Dia
           mengikuti pergerakan benda-benda langit. Ada mekanisme

           yang  ndak  bisa kami utak-atik. Semalam, kami terpaksa
           memilih bertahan.”
              “Jadi, Simon tetap berhasil. Kita kehilangan portal,
           kehilangan seorang Peretas. Plus, mereka punya Sarvara baru,”
           kata Gio dengan wajah muram.
              “Harga yang harus dibayar untuk mempertahankan kalian,”

           ucap Kell.
              “Permisi.” Elektra mengangkat tangan malu-malu. “Saya
           boleh ngomong?”
              Teras itu seketika hening. Semua perhatian mereka

           beralih kepada perempuan berkucir dua dengan baju terusan
           bergambar buah stroberi besar.
              “Saya tahu saya salah.  Tapi, sumpah, saya benar-benar
           nggak sengaja. Saya nggak tahu apa-apa soal ini semua. Baru
           tadi setelah ditolong Mpret, saya mulai ngerti.” Kepala Elektra

           semakin merunduk. “Saya siap tanggung jawab.”
              “Dengan cara apa? Terapi listrik?” tanya Bodhi, dingin.
              “Etra bukan cuma bisa nyetrum,” sahut Toni.
              “Dia bisa balikin waktu? Membatalkan kejadian di portal?”

           cecar Bodhi lagi.



                                                                 499
   509   510   511   512   513   514   515   516   517   518   519